Saat Menstruasi Jerawat Sering Muncul, Ini Cara Mengatasinya

Penting untuk Anda ketahui bahwa jerawat hormonal bukanlah tipe jerawat seperti pada umumnya.

Saat Menstruasi Jerawat Sering Muncul, Ini Cara Mengatasinya
Net
lustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tidak peduli apakah Anda sudah melakukan diet atau pola makan yang sehat dan menghindari stres, jerawat hormonal saat menstruasi selalu muncul di wajah.

Melewatkan sebatang cokelat, makanan cepat saji, dan makanan berminyak juga tidak akan membuat Anda terbebas dari dua sampai tiga titik area jerawat hormonal yang muncul setiap bulannya jelang siklus haid.

Penting untuk Anda ketahui bahwa jerawat hormonal bukanlah tipe jerawat seperti pada umumnya. Seringkali jerawat muncul di area rahang, dagu, atau leher dengan ukuran cukup besar, memerah yang disertai bengkak dan nanah.

Selain itu, jerawat hormonal juga bukan tipe benjolan yang bisa disembunyikan dengan menggunakan makeup atau produk concealer sekalipun.

Dr. Joshua Zeichner, dermatolog asal New York sekaligus Director of Cosmetic & Clinical Research di Mount Sinai Medical Center, menjelaskan seputar cara mengatasi jerawat hormonal.

Menurutnya, jerawat tersebut disebabkan peningkatan hormon yang berdampak merangsang produksi minyak dari kulit kelenjar sebasea dan akhirnya menyumbat pori-pori sehingga memicu timbulnya jerawat.

Kelenjar sebasea sendiri merupakan kelenjar mikroskopis berbentuk kantong kecil yang terletak di dermis, di sebelah folikel rambut dan melepaskan minyak atau lilin yang disebut sebum. Kelenjar sebasea ditemukan dalam jumlah besar di area kulit wajah dan kulit kepala.

Lalu, apa solusi terbaik mengatasi jerawat hormonal?

Dermatolog asal New Jersey dan Manhattan, yakni Dr. Rebecca dan Dr. Josh, merekomendasikan tahap awal dengan menggunakan produk yang dijual di pasaran yang mengandung benzoyl peroxide serta salicylic acid.

“Jika Anda melihat tidak ada perubahan setelah menggunakan kandungan dua bahan di atas pada masalah jerawat hormonal, maka disarankan secepatnya pergi ke dokter ahli kulit untuk berkonsultasi dan meminta resep krim serta antibiotik,” ujar Dr. Rebecca.

Sekadar informasi, benzoyl peroxide adalah obat yang biasa digunakan untuk mengatasi jerawat. Kegunaan obat ini untuk membunuh bakteri, mengutangi inflamasi, serta membantu membuka pori-pori kulit yang tertutup.

Tak lupa Rebecca pun menyarakan konsumsi pil kontrol kehamilan atau spironolactone untuk mengontrol hormon pada perempuan.

“Masalahnya, cenderung banyak perempuan tidak ingin mengonsumsi pil tersebut, sehingga saya sering menyarankan injeksi, krim, produk cuci muka, serta metode chemical peels atau terapi laser pada beberapa pasien,” tambah Dr. Rebecca.

Di samping kedua solusi di atas, Dara Kennedy, Pendiri Ayla online beauty boutique juga menyarankan beberapa produk dari rekomendasi para ahli kulit. Misalnya medik8Betagel yang diklaim mampu mengusir masalah jerawat hormonal.

“BetaGel cukup ampuh mengurangi rasa tidak nyaman dan bengkak karena jerawat saat kulit sedang stres. BetaGel juga tidak membuat kulit kering seperti produk penghilang jerawat pada umumnya. BetaGel mengandung kombinasi azelaic acid, salicylic acid dan vitamin B3,” ungkap Dara.

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved