Tribun on Focus

Melawi Masuk Prioritas Pengawasan

Memang Untuk Kabupaten Melawi, katanya, menjadi satu di antara fokus utama pengawasan Bawaslu.

Penulis: Nina Soraya | Editor: Steven Greatness
TRIBUN/DEDI
Diskusi Tribun on Focus, di kantor Tribun Pontianak, Rabu (10/6/2015). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalbar sudah membuat Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk membantu kegiatan pengawasan Pilkada di tujuh Kabupaten di Kalbar pada 9 Desember mendatang.

Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah, menjelaskan mapping ini dilakukan dengan beberapa variabel yang telah ditentukan. Seperti variabel pendanaan dan variabel pengalaman masa lalu.

Memang Untuk Kabupaten Melawi, katanya, menjadi satu di antara fokus utama pengawasan Bawaslu.

" Karena pengalaman masa lalu disana dugaan pelanggaran yang tinggi. Bahkan sebelumnya dua anggota KPU sana terpaksa diberhentikan. Apalagi untuk saat ini anggaran pengawasan di sana sangat minim dari angka ideal Rp 5,3 miliar tapi yang dianggarkan Rp 700 juta. Saya dapat info memang akan ditambah menjadi Rp 900 juta. Nah Melawi ini memang masuk rangking yang kami awasi. ," katanya saat diskusi Tribun on focus, Rabu (10/6/2015).

Dilanjutkannya, untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang mengganggu jalannya Pilkada, Ruhermansyah mengajak masyarakat untuk terlibat mengawasi Pilkada.

"Kami berharap masyarakat yang menemukan dugaan ini segera melaporkan ke kami. Jadi bisa kita lakukan pencegahan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved