700 Umat Buddha Khusyuk Berdoa di Vihara Vajra Bumi Kertayuga

Peringatan Waisak dipimpin langsung oleh Vajra Acarya Master Sheng Fa, dari Sibu Sarawak, Malaysia.

Tayang:
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Umat Budha di Pontianak dan sekitarnya khusyuk mengikuti perayaan Trisuci Waisak 2559 di Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Jl Ahmad Yani II, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (2/6/2015) siang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,KUBU RAYA - Lebih dari 700-an Umat Buddha dari berbagai daerah mengikuti acara puncak peringatan Trisuci Waisak 2559 BE/2015 di Vihara Vajra Bumi Kertayuga di Jalan Ayani II, Pontianak, Selasa (2/6/2015) pukul 10.00 WIB. Semua Umat Buddha berkumpul di dalam ruang kebaktian vihara berornamen oriental ini.

Peringatan Waisak dipimpin langsung oleh Vajra Acarya Master Sheng Fa, dari Sibu Sarawak, Malaysia . Vajra Acarya Master Sheng Fa memasuki ruangan kebaktian vihara didampingi oleh Fapsi Biksu Lian Yang, Bhiksu Lian Ling dan Bhiksu Lian Chui, 4 orang biksu pendamping dan murid-muridnya yang berbanjar dua baris di sebelah kiri dan kanan. Fapsi adalah bhiksu yang tingkatannya satu level di bawah Vajra Acarya Master.

Saat Master Sheng Fa memasuki ruangan disambut oleh suara musik puji-pujian dan para Umat Buddha yang semuanya berdiri. Iringan suara alat musik pujian berhenti sejenak, sembari Master Sheng Fa dan Bhiksu lainnya duduk di Altar.

Tampak dari tingkatan paling atas terdapat 5 patung Buddha duduk di puncak paling atas, diikuti di bawahnya patung para boddhisatwa, kemudian di bawahnya Patung Dharmapala, baru kemudian tempat duduk Master diikuti para Biksu.

Acara di mulai dengan Trimula Puja yakni pelantunan sutera dengan mantera-mantera kepada Mula Guru, Mula Yidam dan Mula Pala. Trimula puja sebagai satu diantara ungkapan syukur kepada Maha Mula Karya, Sakyamuni Buddha, dan Dharmapala.

Peringatan Waisak tampak khusuk dengan lantunan sutera dari Master Sheng Fa membaca kitab untuk Sakyamuni Buddha.

Peringatan ini tampak sakral, terlihat dari kekhusyukan para Umat Buddha Tantrayana yang meresapi setiap makna dalam mantera Kitab Sutra yang juga dibacakan oleh para biksu lainnya. Saking khusyuknya, mereka memejamkan mata dan melakukan mudra (letak posisi tangan dalam melantunkan mantera) yang berbeda-beda. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved