Gempa Bengkayang
BREAKING NEWS: BPBD Pastikan Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa
Katanya di sana ndak ada yang merasakan gempa, kalau gempa yang dulu mereka sempat ada yang mengungsi ke Pasar Gunung
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Kepala BPBD Bengkayang, Yosef membenarkan telah terjadi guncangan gempa yang terjadi dua kali di wilayah pesisir Bengkayang di sekitar kawasan Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan.
"Mulai terjadi jam 4 sore, terkuat guncangannya di Desa Sungai Jaga B, di situ memang pusatnya, terutama pada Agustus 2011 lalu. Dulu itu kekuatan gempanya 4,6 SR, kalau dulu ada retak-retak di sekolah dan puskesmas, tapi gempa yang sekarang ndak ada, kejadiannya cuma sebentar, hanya 15 detik," ujarnya, Kamis (14/5/2015).
Dijelaskannya bahwa guncangan gempa yang pertama hanya dirasakan warga Desa Sungai Jaga B. Sedangkan guncangan kedua sekitar pukul 17.27 WIB dirasakan lebih luas.
"Meluas dari Sungai Duri, terus ke Sungai Pangkalan 1 dan 2 sampai Teluk Suak, bahkan informasi yang saya dapatkan sampai Anjongan Kabupaten Mempawah," jelasnya.
Informasi dari warga, lanjut Yosef, warga yang tinggal di Pulau Lemukutan tidak merasakan adanya guncangan gempa. "Katanya di sana ndak ada yang merasakan gempa, kalau gempa yang dulu mereka sempat ada yang mengungsi ke Pasar Gunung," ujarnya
Sebelumnya diberitakan, sebagian masyarakat di pesisir Kabupaten Bengkayang heboh akibat getaran seperti gempa yang terjadi Kamis (14/5/2015) sekitar pukul 17.25 WIB. Getaran ini diduga bersumber dari gempa berkekuatan sedang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-merah_20150514_194940.jpg)