Senyum Sehat Sejak Dini

Pada Usia Enam Bulan, Umumnya Gigi Anak Telah Tumbuh

Pada usia 6 bulan umumnya gigi anak mulai tumbuh, diawali dengan tumbuhnya gigi seri bagian depan berjumlah dua buah.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
Net
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Anak-anak memang anugerah terindah yang Tuhan berikan untuk kita. Senang rasanya saat melihat mereka bisa bermain dan tersenyum lebar.

Senyum ceria yang dipancarkan oleh anak-anak kita pastinya akan menambah kebahagian kita sebagai orang tua, akan tetapi kondisi ini akan berbeda disaat keceriaan si kecil terganggu oleh karena penyakit atau kerusakan pada gigi-giginya. Oleh karena itu penting bagi kita orang tua terutama para ibu untuk mengetahui tentang apa dan bagaimana serta seperti apa kondisi gigi dan mulut yang sehat.

Dokter gigi Jean Ventia mengatakan, ada beberapa komponen-komponen gigi dan mulut yang sehat dan hal-hal yang bisa dilakukan para ibu rumah tangga dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut si kecil.

Pada usia 6 bulan umumnya gigi anak mulai tumbuh, diawali dengan tumbuhnya gigi seri bagian depan berjumlah dua buah dan pertumbuhan gigi ini akan terus berlanjut sampai gigi susu berjumlah 20 buah yang biasanya dicapai anak pada usia 3,5 bulan.
Fase teething adalah dimana gigi mulai tumbuh ditandai dengan anak suka menggit gigit, air liur yang banyak keluar dan biasanya anak akan mengalami demam, namun tidak semua terjadi kadang muncul kadang pula tidak.

"Perlu diketahui pula bagi para ibu yang sedang hamil dan anak yang sedang dalam fase tumbuh kembang gigi agar menghindari mengkonsumsi antibiotik tetracyclin karena nantinya akan memberikan defect warna yang kurang baik setelah gigi si kecil tumbuh," ujarnya kepada Tribun Pontianak.

Ia menambahkan, fungsi utama gigi susu yaitu membantu kelancaran pertumbuhan gigi permanen. Gigi sulung sebaiknya dipertahankan selama mungkin sampai tiba waktunya untuk tanggal sendiri, karena gigi susu memberikan ruang kepada gigi permanen yang akan tumbuh di bawahnya, gigi permanen tentunya berjumlah lebih banyak dari gigi susu dan ukurannya juga lebih besar.

Di sinilah keutuhan gigi susu menjadi sangat penting. Gigi susu yang dirawat dengan baik akan membantu merangsang perkembangan rahang anak dimana rahang anak akan berkembang menjadi lebih besar sehingga nantinya gigi permanen pengganti gigi susu akan dapat tumbuh dengan baik.

Selain membantu merangsang pertumbuhan rahang, gigi sulung juga membantu proses pengunyahan makanan pada si kecil. Saat mengunyah makanan, secara tidak langsung anak juga ikut merangsang pertumbuhan otot pengunyahan dan juga kekompakan rahangnya sehingga otot pengunyahan dan rahang si kecil menjadi lebih kuat.

Di samping itu, gigi juga merupakan salah satu alat penting pada saat berbicara. Jika kita memperhatikan kakek atau nenek yang sudah ompong sama sekali, mereka akan memiliki kendala untuk berbicara. Itu sebabnya suara mereka menjadi lebih sulit untuk didengar dengan jelas.

Begitu pula halnya yang terjadi pada anak-anak gigi sulung sangat penting fungsinya dalam proses belajar berbicara si kecil, apabila seorang anak tidak memiliki gigi yang lengkap saat ia baru belajar berbicara maka tidak jarang anak tersebut menjadi terlambat untuk dapat berbicara dengan lancar.

Yang terakhir, sama seperti orang dewasa. Apa yang terjadi ketika kita sebagai orang dewasa tidak memiliki gigi alias ompong, yakni tidak percaya diri untuk tampil didepan umum. Hal yang sama juga dirasakan oleh anak kita.

Anak yang merasa tidak percaya diri karena giginya telah banyak yang rusak tentu menjadi susah untuk bersosialisasi dan bermain dengan teman-temannya. Padahal bermain dan bersosialisasi juga sangat penting bagi perkembangan mental si kecil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved