Partai Golkar Terbelah

Kubu Agung: Mereka Panik!

Langkah tersebut dianggap bentuk kepanikan kubu Aburizal dan ingin memecah soliditas kubu Agung Laksono.

Editor: Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Fraksi Partai Golkar kubu Agung Laksono, Fayakhun Andriadi, mengkritik kubu Aburizal Bakrie karena telah merotasi anggota Fraksi Golkar di DPR. Langkah tersebut dianggap bentuk kepanikan kubu Aburizal dan ingin memecah soliditas kubu Agung Laksono. 

"Mereka panik. Artinya, fakta menunjukkan bahwa kekuatan kubu Agung adalah nyata solid sehingga mereka merasa perlu untuk memecah belah kekuatan tersebut," kata Fayakhun di Jakarta, Kamis (16/4/2015). 

Rotasi besar-besaran di Fraksi Golkar juga dinilainya kesalahan fatal karena mengakibatkan anggota fraksi tak bisa bekerja dengan maksimal. Fayakhun menyebutkan, ada 56 anggota Fraksi Golkar di DPR yang dirotasi oleh pengurus Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie. 

"Rotasi itu sama dengan menghambat proses bekerja. Rotasi ini juga mencerminkan kepanikan setelah melihat semakin bertambahnya dukungan kepada Agung Laksono," ujar dia.

Fraksi Partai Golkar di DPR mengajukan surat pemberitahuan rotasi anggota fraksi kepada pimpinan DPR pada tanggal 9 April 2015. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo itu menyebutkan nama-nama anggota yang dirotasi.

Beberapa di antaranya adalah para pendukung Partai Golkar pimpinan Agung Laksono, seperti Meutya Hafid, Fayakhun Andriadi, Agun Gunanjar Sudarsa, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Zainuddin Amali, dan Agus Gumiwang Sudarsa.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved