Hotel Santika Pontianak Gelar Festival Mie

Untuk mengeksplor keanekaragaman ini, Hotel Santika menggelar Noodles Festive dengan menampilkan berbagai macam olahan kwetiaw dan juga spaghetti.

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Hotel Santika menggelar Noodles Festive dengan menampilkan berbagai macam olahan kwetiaw dan juga spaghetti di Silok Kafe Hotel Santika Pontianak, Jumat (27/3/2015). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Keanekaragaman makanan di Indonesia sudah diakui oleh dunia. Tak hanya itu dengan kreativitas tangan-tangan handal makanan ini dapat dikemas dengan apik dan cocok untuk lidah orang Indonesia.

Untuk mengeksplor keanekaragaman ini, Hotel Santika menggelar Noodles Festive dengan menampilkan berbagai macam olahan kwetiau dan juga spaghetti di Silok Kafe Hotel Santika Pontianak, Jumat (27/3/2015).

Chef Hotel Santika Pontianak, Ahmad Mubarak mengatakan event ini merupakan yang pertama di Pontianak. Dengan tujuan memperkenalkan olahan kwetiau dan spaghetti kepada para tamu yang hadir.

"Karena wilayah Pontianak saya analisa setiap hotel belum menampilkan pasta dan kwetiau. Ini untuk membedakan bagaimana tampilkan rasa pasta, gimana noodle atau mie ala hotel," ujarnya.

Aneka ragam pasta dan mie ditampilkan dengan bermacam rasa dan item model, seperti spaghetti bolognese, arrabiata, alfredo, marinara, serta yang lainnya. Sedangkan untuk noodle atau mie ditampilkan juga Kwetiau goreng, kuah, serta siram.

"Pasta menampilkan fettucine, Makaroni, Spaghetti. Kalau di Pontianak ini orang lebih suka mie tiau seafood," jelasnya.

Ini mengkombinasikan pasta yang merupakan khas western yang lebih ke Eropa sedangkan kwetiaw merupakan kombinasi chinese dengan toping berbeda.

"Ini sistemnya kalau ada yang pesan baru kita hadirkan makanannya. Langsung dibuatkan saat itu juga," terang Chef yang baru 3 bulan di Pontianak ini.

Satu di  antara tamu yang hadir, Tika Detya (24) mengatakan cukup puas dengan makanan yang dihadirkan oleh Hotel Santika ini. Dimana olahan mie ini hadir dengan berbagai macam jenis, tak hanya kwetiau tetapi juga spaghetti.

"Tadi saya coba carbonara dan bakminya. Rasanya benar-benar pas di lidah saya, porsinya pun pas," terangnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved