Pesona Batu Wajah di Sungai Gendol Simpan Sejuta Misteri
Sesampainya di sungai gendol, kami tidak melihat ada air mengalir di sungai itu. Kering, hanya ada bebatuan di dalamnya.
Penulis: Ali Anshori | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori dari Yogyakarta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,YOGYAKARTA - Setelah puas menyaksikan pesona batu wajah yang menyimpan sejuta misteri, tim media gathering 2015 Yogjakarta meneruskan perjalanan ke titik berikutnya yakni di Sungai Gendol.
Perjalanan selanjutnya semakin menantang, karena medan yang kami lalui semakin sulit, ditambah hujan yang sempat mengguyur saat itu, namun bagi navigator hal itu bukanlah halangan, jeep tetap melaju dan menanjak lereng gunung merapi dengan lancar.
Sesampainya di sungai gendol, kami tidak melihat ada air mengalir di sungai itu. Kering, hanya ada bebatuan di dalamnya, menurut Wibowo, pada saat merapi meletus lahar mengalir ke sungai itu.
Di lokasi yang sama kami juga menyaksikan bukti kedahsyatan merapi, yakni material batu yang masih mengeluarkan uap panas. Titik inilah yang menjadi daya tarik para jurnalis dan wisatawan yang berkunjung ke lokasi itu.
Di lokasi itu kami tidak terlalu lama, karena masih ada satu titik lagi yang menjadi tujuan tepatnya di lokasi bangker atau tempat perlindungan tim pengawas saat merapi sedang dalam kondisi siaga.
Menurut tim pemandu wisata, bangker tersebut terkubur material saat merapi meletus, ada dua tim yang akhirnya meninggal karena terjebak di dalamnya. Setelah merapi dinyatakan aman barulah jenazah dua korban tersebut dievakuasi.
Pada hari-hari biasanya, kegagahan merapi akan terlihat jelas dari titik tersebut, sayang pada saat itu merapi sedang diselimuti kabut tebal sehingga kami harus sedikit kecewa, karena tidak bisa mengabadikan merapi dari jarak dekat.
Waktu sudah menunjukan pukul 15.00 WIB, kami harus kembali lagi ke hotel untuk mengikuti agenda selanjutnya, setelah membersihkan badan dan beristirahat sejenak kami langsung menuju candi Ratu Boko yang ada di kecamatan Bokoharjo kabupaten Sleman Jogjakarta.
Di sana kami sempat melakukan foto group sejenak, dengan direktur utama telkomsel Ririek Ardiansyah, dan senior leader telkkomsel lainnya. Setelah itu sambil menikmati makan malam kami disuguhi dengan hiburan musik band lokal dan tarian, dan juga group band ternama Shela On 7.
Pada malam itu, kami juga mendengarkan pengumuman pemenang lomba foto dan lomba tulis, sekaligus membagi-bagikan dor prize bagi para peserta, momen ini menjadi kenangan yang sangat indah, meskipun badan lelah kami tetap gembira dalam kebersamaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-sungai-gendol.jpg)