Meludah Bek MU, Pemain Newcastle Terancam Sanksi Larangan Bermain
Cisse terancam sanksi larangan sebanyak tujuh pertandingan. Kemungkinan besar, Cisse baru akan bisa bermain kembali pada 9 Mei mendatang.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,NEWCASTLE - Akibat meludah bek Manchester United, Jonny Evans, penyerang Newcastle United, Papiss Cisse, menerima dakwaan yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Inggris (FA).
Pada laga antara Newcastle melawan Manchester United di St James Park, Newcastle, Rabu (4/3/2015), kedua pemain terlibat aksi saling meludah yang tertangkap kamera. Kejadian itu luput dari pengamatan wasit, namun tidak dari tayangan ulang televisi.
FA kemudian menjatuhkan dakwaan terhadap Cisse dan Evans. Saat Evans membantah insiden saling meludah, Cisse justru mengakui telah melakukan tindakan tidak sportif itu.
"Aku bereaksi terhadap sesuatu yang aku rasakan sangat tidak menyenangkan. Kadang-kadang sulit untuk tidak bereaksi, terutama dalam keadaan tegang saat itu," kata Cisse.
"Aku selalu berusaha keras untuk menjadi panutan yang positif, terutama bagi penggemar muda kami, dan kemarin aku sudah mengecewakan Anda."
"Aku berharap anak-anak di luar sana bermain sepak bola untuk klub dan sekolah mereka akhir pekan ini, akan tahu hal yang lebih baik daripada membalas perlakukan orang lain ketika mereka marah."
"Mungkin ketika mereka melihat masalah sekarang karena aku dan tim ini, mereka akan dapat belajar dari kesalahanku, bukan mengikutinya," lanjut Cisse.
Dengan pengakuan tersebut, maka Cisse terancam sanksi larangan sebanyak tujuh pertandingan. Kemungkinan besar, Cisse baru akan bisa bermain kembali pada 9 Mei mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bek-manchester-united-jonny-evans-kiri.jpg)