Janin Usia Enam Bulan Ditemukan Membusuk di Pemakaman
Saat baru mencangkul beberapa kali, Damsyik seperti mencangkul sebuah benda yang dibungkus kain
Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Warga Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh digegerkan dengan penemuan janin yang diduga sengaja digugurkan, di kompleks pemakaman muslim Tapang Tunggal, pada Rabu (4/3/2015). Janin tersebut ditemukan oleh Damsik (35) saat dirinya hendak menggali kuburan karena ada warga sekitar yang meninggal dunia.
"Saat baru mencangkul beberapa kali, Damsyik seperti mencangkul sebuah benda yang dibungkus kain. Ketika diperiksa, tercium bau busuk yang menyengat dan dilihat ternyata orok bayi," kata Kapolsek Nanga Pinoh, AKP Adi Nugroho, Kamis (5/3/2015).
Penemuan tersebut tentu saja membuat warga yang tengah menggali makam saat itu menjadi heboh. Mereka kemudian langsung melaporkannya kepada aparat kepolisian. Tak berapa lama polisipun langsung meluncur ke lokasi kejadian.
"Kita mendatangi TKP dan membawa orok tersebut untuk divisum. Hasilnya, orok tersebut diperkirakan berusia sekitar 3 sampai 6 bulan. Orok tersebut berjenis kelamin perempuan, dan diperkirakan sudah dimakamkan sekitar 3 sampai 6 hari pula," kata Adi.
Adi mengungkapkan, janin tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap, yang kemudian sengaja digugurkan serta dibungkus dengan kain putih dan sengaja dikuburkan di lokasi pemakaman, agar warga tidak mengatahuinya.
Sampai saat ini, pihak Polsek Nanga Pinoh masih melakukan penyelidikan atas kasus yang menggemparkan warga. Namun demikian polisi belum mendapatkan petunjuk siapa orangtua bayi tak berdosa tersebut dan telah tega membuangnya.