Breaking News:

Yayasan Palung Telah Berikan Delapan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan

Dari tahun pertama hingga tahun ke-4, sudah delapan orang tercatat sebagai penerima beasiswa.

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Mirna Tribun
IST
Penerima BOCS 2012 tahun lalu saat berfoto bersama. 

Citizen Reporter

Petrus Kanisius
Yayasan Palung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yayasan Palung Sediakan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan. Keberadaan orangutan Kalimantan hingga saat ini mengalami penurunan, demikian pula yang terjadi dengan alam dan lingkungan yang mengalami kerusakan, sudah semakin sulit dicegah atau dalam artian di ambang kepunahan (terkikis habis).

Melalui beasiswa Peduli Orangutan sebagai salah satu program persiapan masa depan untuk peningkatan sumber daya manusia yang peduli terhadap keberlanjutan konservasi alam dan lingkungan untuk keseimbangan sistem kehidupan.

Tahun ini merupakan tahun ke-4 bagi Yayasan Palung untuk kembali menyediakan beasiswa program S-1 melalui Program Peduli Orangutan Kalimantan (Bornean Orangutan Caring Scholarship /BOCS) untuk dua wilayah di dua Kabupaten, Ketapang dan Kayong Utara.

Di tahun 2014 lalu, empat orang berhasil menjadi penerima beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan. Sedangkan tahun ini, Yayasan Palung (YP) bersama dengan Orangutan Republik Foundation (OURF) menyediakan 5 (lima) beasiswa program S-1.

Sedangkan dari tahun pertama hingga tahun ke-4, sudah delapan orang tercatat sebagai penerima beasiswa. Mereka kuliah diberbagai fakultas di Universitas Tanjungpura. Harapannya ketika mereka lulus kuliah, terdapat berbagai disiplin ilmu yang dapat dikembangkan untuk konservasi orangutan Kalimantan.

Mariamah Achmad, Manager Pendidikan dan Kampanye Kesadaran Konservasi, sekaligus penanggungjawab program BOCS mengatakan, untuk syarat-syarat penerima beasiswa ini, adalah calon mahasiswa/i yang berasal dari Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, diutamakan yang kurang mampu secara ekonomi, diusulkan oleh pihak sekolah dan atau atas usulan siswa bersangkutan namun meminta rekomendasi dari pihak sekolah.

Setiap sekolah berhak mengusulkan 2 (dua) orang siswa. Bagi penerima beasiswa, mereka harus berkomitmen untuk konservasi serta mempunyai motivasi yang tinggi untuk kuliah serta bersedia melakukan penelitian skripsi berkaitan dengan aspek-aspek perlindungan dan penyelamatan Orangutan Kalimantan.

Selanjutnya, Mayi sapaan akrabnya menambahkan Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda yang sudah menamatkan pendidikan SMA-nya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-1, terutama bagi mereka yang tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan kuliah.

Yayasan Palung menyasar dua kabupaten yakni Ketapang dan Kayong Utara dikarenakan wilayah ini merupakan habitat Pongo pygmaeus wurmbii yang merupakan sub spesies orangutan yang sangat penting, yang kini hingga di masa depan perlu dilakukan upaya konservasi untuk keberlanjutan keberadaannya.

Para penerima beasiswa ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk keberlanjutan hutan dan keanekaragaman hayati di dua kabupaten tersebut, utamanya orangutan sebagai satwa endemik kebanggaan negara kita.

Dari tahun ke tahun, jumlah penerima beasiswa BOCS selalu bertambah jumlahnya. Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang program inidapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar lebih khusus terhadap konservasi lingkungan dan orangutan di Kalimantan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved