Suami Tuduh Istri Selingkuh, Lalu Potong Tangan dan Kakinya
Menaga pulang ke rumah lalu bertengkar dengan suaminya mengenai perselingkuhan. Hal ini menyebabkan suaminya mengambil pisau daging lalu memotongnya.
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID - Seorang ibu dari tiga anak berjuang untuk dapat menyambung hidup dari unit perawatan intensif, setelah tangan dan kaki dipotong oleh suami gilanya.
Usai melakukan tindakan sadis itu, sang suami yang seorang pengangguran meminum racun dan menggantung dirinya sendiri. Rasa cemburu diduga alasan dari perbuatannya tersebut seperti dilansir dari Stomp.
Tetangga mereka mengatakan bahwa wanita tersebut, K Menaga (44) telah bekerja sebagai pencuci piring di sebuah hotel di Singapura dan telah tinggal di sana selama 15 tahun.
Menaga merupakan tulang punggung keluarga dikarenakan suaminya adalah seorang pengangguran.
"Ia hanya kembali sebulan sekali untuk melihat tiga anaknya dan ibu mertua yang merawat anak mereka," ujar tetangga tersebut.
Setiap ia kembali selalu saja terjadi pertengkaran di antara pasangan tersebut karena sang suami selalu menuduh Menaga selingkuh dengan pria yang selalu menemaninya pulang ke Malaysia.
Saudara laki-laki Menaga, K Ravichantaran mengatakan bahwa Menaga saat itu masih sadar ketika berada di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Enche' Besar Hajjah Khalsom.
Anak pasangan tersebut berusia antara 10 sampai 19 tahun. Putri sulung mereka saat ini masih bekerja sampingan sembari menunggu permohonan melanjutkan pendidikan.
"Mereka sekarang diasuh oleh satu dari saudara yang juga tinggal di Kluang, Malaysia," tutur Ravichantaran.
Saat kejadian, kedua anak mereka sedang bekerja, sementara yang paling bungsu ada di rumah ayah dan neneknya.
Menaga yang pulang ke rumah lalu bertengkar dengan suaminya mengenai perselingkuhan. Hal ini menyebabkan suaminya mengambil pisau daging lalu memotong tangan dan kaki Menaga.
Suaminya lalu pergi ke lantai dua dan mengunci pintu sebelum meminum racun dan menggantung dirinya di balkon rumah.
Sumber : Tribun Sumsel