Puluhan Batu Nisan di Sydney Hancur
Kurang lebih 70 batu nisan di pemakaman Rookwood, Sydney, Australia dirusak orang tak dikenal.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SYDNEY - Kurang lebih 70 batu nisan di pemakaman Rookwood, Sydney, Australia dirusak orang tak dikenal. Batu nisan dan makan yang dirusak berada di bagian tempat pemakaman bagi orang Serbia dan Rusia ortodoks.
Polisi setempat telah diminta untuk menyelidiki apakah kejahatan itu bermotif politik. CEO Rookwood Cemetery, Ian McIntosh, mengatakan dibutuhkan biaya puluhan ribu dolar untuk memperbaiki kerusakan di makam tersebut. Demikian dilansir ABC News.
Ian McIntosh mengatakan yang dilakukan saat ini meningkatkan keamanan dan berharap bisa menangkap orang-orang yang melakukan aksi vandalisme tersebut.
McIntosh mengatakan muak dengan serangan itu dan akan melakukan apa yang dia bisa untuk membantu keluarga. Kuburan tersebut rusak sebelum Presiden Ukraina Petro Poroshenko tiba di Australia untuk kunjungan selama dua hari.
Sementara itu Peter Shmige dari Australian Federation of Ukrainian Organisations yakin jika serangan itu bermotif politik. "Ada seseorang di luar sana yang mencoba untuk membangkitkan isu-isu antara Ukraina dan Rusia di Australia," katanya.
Dia mengatakan awal tahun ini dekat Gereja Katolik Ukraina dinodai dengan grafiti. Insiden itu dirancang untuk memprovokasi ketegangan antara Ukraina dan Rusia di Australia.
Polisi Australia mengutuk serangan tersebut. "Orang-orang telah memakamkan orang yang mereka cintai di sini untuk beristirahat," kata Detektif Inspektur Paul Arnold, dari polisi Auburn.
Polisi dan staf pemakaman sudah melihat CCTV di pemakaman untuk mencoba mengidentifikasi pelaku. Namun hasil video tidak membantu penyelidikan. (Thomas Oriti/ABC News Sydney)