Fotografer Ini Jadikan Boneka Seks Sebagai Modelnya

Kehebohan mencuat karena pada awalnya, banyak yang tidak sadar bahwa model dari foto-foto yang dihasilkan Leigh hanya boneka.

Editor: Steven Greatness

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NEW YORK - Seorang fotografer fashion, Stacy Leigh, memancing heboh setelah melakukan photo shoot (sesi pemotretan) yang tak biasa. Leigh yang bekerja untuk sejumlah rumah mode di New York, menjadikan boneka-boneka seks (sex doll) sebagai model-modelnya. Dari puluhan boneka seks (baik "berjenis kelamin" perempuan maupun laki-laki), sebanyak 12 di antaranya merupakan koleksi pribadi fotografer perempuan berusia 43 ini.

Kehebohan mencuat karena pada awalnya, banyak yang tidak sadar bahwa model dari foto-foto yang dihasilkan Leigh hanya boneka. Ketidaksadaran yang sebenarnya wajar, karena selain teknik fotografi yang mumpuni, sebagian besar dari boneka-boneka ini memang tampak sangat mirip manusia. Mulai dari postur, detail anatomi, warna kulit, warna mata, rambut, dan lain sebagainya.

Menurut Leigh dalam wawancara dengan Daily Mail, seluruh "model" yang ia ikutsertakan dalam sesi pemotretan ini adalah boneka-boneka seks terbaik yang pernah diciptakan. Rata-rata per unitnya dibanderol 4.000 pounsterling atau setara Rp 76 juta.

Lantas atas dasar apa Leigh melakukan sesi pemotretan janggal yang ia berinama Average Americans ini?

"Saya ingin membuktikan bahwa siapapun bisa menyukai boneka-boneka cantik ini. Serta menghapus stigma buruk yang selalu ditujukan pada orang-orang yang memilikinya," kata Leigh.

Saya pribadi, ucap Leigh lebih lanjut, tidak menggunakan boneka-boneka ini sebagai objek seks.

"Ini soal kebutuhan dan pilihan. Foto-foto yang saya hendak bicara soal kehidupan. Bagaimana dalam hidup terjalin hubungan antar sesama ciptaan Tuhan, termasuk perihal seks. Jika ternyata ada yang memilih untuk berhubungan dengan boneka, itu adalah pilihan yang tidak perlu dicibir. Mungkin saja di masa depan, ini yang lebih banyak terjadi. Tapi sekali lagi, ini tentang kebutuhan dan pilihan," sebutnya.

Perusahaan-perusahaan pencipta sex toys terus menyempurnakan produk-produk sex doll. Bara-baru ini, sebuah perusahaan sex toys di Jepang mengklaim mereka telah menciptakan boneka seks yang 90 persen terlihat mirip manusia. Bukan cuma secara fisik, boneka yang akan dijual pada pertengahan 2015 ini juga disebut-sebut bisa memberikan respon atas tindakan terhadap mereka.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved