Diskes Sintang Kesulitan Tanggulangi Pasien HIV AIDS di Pedalaman
Kalau mereka mau konsultasi, ambil obat dan pemeriksaan, mereka tentu harus ke Kabupaten.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Diskes Sintang Darmadi menuturkan, upaya penanggulangan bagi pasien HIV/ AIDS masih menemui problem. Kesulitan itu sulit dilakukan kepada warga yang berada di pedalaman untuk menjangkau Voluntari Conseling Test (VCT), yang hanya terdapat di Rumas Sakit Kabupaten.
Menurut dia, mereka yang mengidap HIV/ AIDS tetap memiliki harapan hidup. Namun diakuinya bahwasanya tatalaksana dalam penanganan dan penyembuhan pasien ini hanya berada di Rumah Sakit Kabupaten.
"Kalau mereka mau konsultasi, ambil obat dan pemeriksaan, mereka tentu harus ke Kabupaten. Sedangkan di Sintang wilayah sangat luas, mereka harus berjam-jam bahkan mebutuhkan ongkos yang besar untuk mencapai kota," ujarnya kepada Tribun usai menggelar Sosialisai bersama tenaga kesehatan dan petugas Puskesmas Kamis (30/10/2014).
Oleh karena itu menanggapi persoalan ini pihaknya menggelar sosialisasi pertemuan dengan pihak puskesmas untuk mencari solusi termasuk menyangkut persoalan dianata. Kebijakan yang mungkin dlakukan adalah bagaimana memaksimalkan peran Puskesmas untuk meningkatkan koordinasi dalam menjalankan program.
"Jarak yang jauh ini tentu membuat mereka harus, terbebani dalam biaya. Sebab penjangkau kita belum sampai ke Kecamatan-Kecamatan. Hanya masih terpusat di perkotaan,'' unggkapnya.