Kampanyekan Go Blue

Dalam upaya konservasi yang kita lakukan, kita selalu berikan sosialisasi terhadap masyarakat nelayan.

Penulis: Mirna | Editor: Jamadin

INHASA Diving Club adalah komunitas selam, yang digandrungi oleh para pehobi menyelam ini. Komunitas ini tidak hanya sekadar sebagai wadah para penyalur hobi, namun juga suatu wadah penyelemat biota di bawah laut.
Berbagai cara telah mereka lakukan demi menyelematkan alam di bawah air, yang mereka berinama Go Blue.

"Dalam upaya konservasi yang kita lakukan, kita selalu berikan sosialisasi terhadap masyarakat nelayan. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat pesisir. Karena sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai nelayan, di mana mereka adalah pelaku utama kegiatan di laut," ujar Arif Rudianto, salah satu penggemar olahraga selam ini kepada Tribun, Selasa (21/10).

Upaya konservasi yang mereka lakukan, di antaranya transplantasi terumbu karang dan monitoring terumbu karang. "Monitoring yang kita lakukan terutama di wilayah perairan laut Kalbar. Mulai ujung utara di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, sampai ujung selatan di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang," terangnya.

Hampir semua lokasi-lokasi di daerah Kalbar sudah mereka datangi. Di mana setiap daerah memiliki ciri khas sendiri. Mulai dari Sambas yang mempunyai banyak Penyu. Lokasi objek selam di Bengkayang  yang paling sering mereka datangi yaitu Pulau Randayan, Lemukutan, Penata dan Kabung). Selain itu mereka juga sering mendatangi K uburaya, Kayong Utara (Karimata, Pelapis, Serutu dsb), Kendawangan (Gelam, Bawal, Cempedak, Sawi), dan masing-masing memiliki kekhasan yang unik.

Kegiatan menyelam ini tidak selalu wajib mereka lakukan setiap minggu, dikarenakan kesibukan dari masing-masing anggotanya.

"Jumlah anggota kita saat ini ada 23 orang, anggota-anggota kita banyak berasal dari kalangan pekerja negeri sipil maupun swasta, ada juga sebagian yang mahasiswa. Jadi mereka bisanya kapan, baru kita atur jadwal untuk menyelam," tambahnya.

Ia mengatakan pada dasarnya komunitas ini dibentuk untuk mengumpulkan, menyatukan, sharing informasi dan belajar bersama mengenai kegiatan ekstrim selam yang sering dilakukan.

"Adapun sharing pengetahuan yang kita lakukan yaitu tentang biota. Informasi lokasi spot-spot diving di luar Kalbar. Sehingga ketika kawan-kawan lebih banyak mendapatkan informasi di saat mereka ingin diving di luar, seperti di Jawa, Bali, Pulau Seribu, Lombok dsb. Informasi apapun kita bisa share di sini," imbuhnya. (Tribun Cetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved