Asal Usul Nama Pontianak Menurut Sekjen Yayasan Sultan Hamid II

Boleh jadi, lanun yang kejam inilah yang mendapat predikat "hantu" di pontianak, akibat kejahatannya yang begitu kerab terjadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Jenderal Yayasan Sultan Hamid II Muhammad Donny Iswara mengatakan beberapa hal terkait mitologi soal penamaan Pontianak dapatlah diterima sebagai informasi biasa saja. Namun  ada beberapa hal lainnya yang juga harus bisa diterima oleh nalar kita sebagai makhluk berfikir.

Menurutnya, opini yang berkembang di sebagian masyarakat Pontianak,  bahwa asal usul dari penamaan Pontianak berasal dari  sosok hantu perempuan yang dinamai Kuntilanak atau biasa disebut dengan nama Hantu Pontianak.

"Akan keberadaan makhluk gaib semacam kuntilanak, itu sebenarnya juga terdapat kekhasannya di berbagai daerah di Indonesia. Seperti wewegombel, genderuwo, kalongwewe, babi ngepet seperti dikenal di Pulau Jawa. Atau begu ganjang dan palasik yang dikenal di Pulau Sumatra serta makhluk-makhluk Gaib yang dikenal berbagai daerah lainya. Namun hal tersebut jangan sampai menggiring kita pada pemikiran bahwa mahluk-mahluk abstrak tersebut bisa dilawan dengan peralatan/senjata modern," ungkapanya, kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (22/10/2014).

Menurutnya Opini yang berkembang pada kebanyakan masyarakat di Kota Pontianak saat ini mengenai mitos bedirinya negeri Pontianak bahwa masuknya Pangeran Syarif Abdurrahman Nur Alam ke Tanjong Besiku (sekarang Pontianak - lokasi berdirinya Masjid Jami') harus melawan hantu Kuntilanak tidaklah bisa untuk intervensi sebab opini tentang itu sudah berkembang selama puluhan tahun. Namun, dirinya menilai pemahaman tersebut perlulah diluruskan. Mungkinkah seorang ulama besar, penghafal Alqur'an dan menyalin kitab Alqur'an itu sendiri dengan tangannya dan memiliki pengalaman luar biasa baik didarat maupun dilautan, ketika mendirikan negeri harus melawan "hantu" dengan meriam sampai berhari-hari.

Tentunya secara ekonomi kita bayangkan betapa sia-sianya menjadikan objek yang abstrak sebagai target senjata yang pada zaman itu bisa dikatakan mutakhir serta modern.

"Secara akal, itu sudah tak bisa diterima, tentunya ada "cara lain" jika memang dikehendaki oleh manusia dimana makhluk gaib tersebut mau diusir atau dibasmi," ungkapnya

Ia mengatakan berdasarkan catatan seorang sultan Sumatera yang menuliskan temuannya akan sebuah kapal dagang yang rusak berat, Saat ditanyakan oleh sang sultan kepada nahkoda dan awak kapalnya dijawab bahwa mereka diserang oleh gerombolan lanun yang sangat kejam yang mendiami perairan sungai siantan - tanjung besiku. Boleh jadi, lanun yang kejam inilah yang mendapat predikat "hantu" di pontianak, akibat kejahatannya yang begitu kerab terjadi.

Ada beberapa sumber yang menerangkan yang berkaitan dengan asal usul nama Pontianak  diantaranya, Pertama Nama Pontianak kalau dari penduduk lokal di sini ketika itu adalah Ponti yang berarti ayunan dan anak, atau ayonan anak (bayi). Kedua, Pontianak juga berasal dari nama Pontian yang berarti pelabuhan. Ketiga, Pontianak di dalam bahasa hakka (cina) tersebut Kun Thien same artinya pelabuhan atau persinggahan.

"Sy Abdurman mendapat wasiat buat mendirikan negeri sendiri agar Sy Abdurrahman tak seperti hendak menguasai kerajaan Mempawah yang dipimpin Opu Daeng Manambon," ceritannya

 

 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved