Komunitas Sepeda MTB Tanamkan Tenggangrasa antar Sesama

Tidak ada iuran, uang pangkal, sanksi maupun peraturan-peraturan yang mengikat lainnya.

Penulis: Mirna | Editor: Jamadin

Komunitas Sepeda MTB Predator Pontianak. Nama Predator terinspirasi karena setiap selesai gowes, selalu diakhiri dengan wisata kuliner. Komunitas ini dideklarasikan pada 2 Agustus 2009. Namun sudah mulai gowes bareng sejak 2008.

Adapun latar belakang dibentuknya komunitas ini yaitu karena kesamaan hobby dan tujuan yaitu Gowes Off Road lintas alam (XC) Cross Country.

Komunitas Sepeda MTB Predator adalah komunitas bebas. Tidak ada peraturan yang mengikat bagi anggotanya. Di sini kami selalu menanamkan baik kepada para anggota maupun komunitas lain untuk selalu sopan dan tenggang rasa.

"Tidak ada iuran, uang pangkal, sanksi maupun peraturan-peraturan yang mengikat lainnya. Ikatan yang ada hanya 2 yaitu mau menggowes dan menggunakan sepeda MTB," ujar Trisna Juliansyah, salah satu pecinta sepeda MTB ini kepada Tribun, Jumat (17/10).

Ritual rutin yang kerap dilakukan setiap gowes bareng adalah makan bersama dan narsis-narsis di lokasi track.

Dan jumlah anggota sampai saat ini tercatat di grup adalah 107 orang. Namun yang rutin gowes antara 15-30 orang. Kalangan anggota sendiri terdiri dari berbagai usia dan profesi. Mulai dari usia 16 tahun sampai usia 60 tahun, yakni dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, karyawan, wiraswasta, PNS, dan pensiunan.

Bedanya komunitas ini dengan komunitas lain yang sejenis adalah bahwa di Komunitas Predator tidak mengutamakan kecepatan dalam menggowes, namun yang diutamakan adalah kebersamaan dan persaudaraan.

"Kami memiliki prinsip dalam Gowes yaitu F4, yaitu Fresh, Fun, Friendship, and Fashionable," tambahnya. (Tribun Cetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved