Abong Tenggelam Saat Pasang Pukat di Sungai
Ruli Fransiskus alias Salong yang pada saat itu sedang bekerja di pinggir sungai melihat ada tangan melambai-lambai dari dalam air
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU – Warga Dusun Sei Ronggas, Desa Beginjan, Kecamatan Tayan Hilir, Abong (58) dikabarkan tenggelam saat pasang pukat,Rabu (15/10/2014) sekitar pukul 15.15 WIB. Hingga Kamis (16/10/2014) korban belum ditemukan.
“Kronologi kejadian sekira jam 14.00 WIB, korban bangun tidur dan cuci muka kemudian turun ke sungai untuk memukat ikan,” jelas Wakapolres Sanggau, Kompol Boy Samola, Kamis (16/10/2014).
“Ruli Fransiskus alias Salong yang pada saat itu sedang bekerja di pinggir sungai melihat ada tangan melambai-lambai dari dalam air. Dia juga melihat perahu sudah terbalik,” lanjut ceritanya.
Melihat tangan korban, Ruli berusaha menolong. Ia kemudian mengejar korban ke arah sungai tersebut. “Ruli berusaha menolong dengan mengejar ke arah sungai dari atas (tepi sungai), sambil berteriak meminta tolong agar warga membantu,” jelasnya.
Namun, naas saat Ruli terjun ke sungai untuk menolong korban sudah tidak tampak lagi. Warga kemudian ada yang melapor ke polisi untuk tidak lanjut. “Korban belum ditemukan dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian bersama warga dan anggota Polsek Tayan Hilir,” jelasnya.