Kebakaran Maut di Sambas
BREAKING NEWS: Ratusan Pelayat Datangi Rumah Syafi'i
ementara menurut informasi yang di dapat, orang tua korban Hifni tidak berada di rumah kelurga korban
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ratusan pelayat datang silih berganti mendatangi rumah keluarga korban H Syafi'i AS yang juga masih kakek dari Hifni (6), korban terpanggang akibat kebakaran di Desa Makrampai Kecamatan Tebas.
Dari raut wajah keluarga korban masih tampak duka mendalam keluarga yang ditinggalkan. Sementara menurut informasi yang di dapat, orang tua korban Hifni tidak berada di rumah kelurga korban .
Ibu Hifni Munira dan adiknya Fieri harus dilarikan ke RSUD Pemangkat lantaran luka bakar yang cukup serius akibat kebakaran. Sementara ayah korban Mustafa bersama dua orang saudara Hifni lainnya sedang berada di luar Kota yakni di Pontianak.
Sedangkan paman Korban, Suryadi yang juga menjadi korban kebakaran mengatakan awal kejadian sekitar lewat pukul 01.00 WIB, ia masih tertidur pulas dan pada saat bangun melihat dan medengar bunyi suara api menjilat dek rumah.
"Kita bangun pukul 1.00 lewat, karena rasanya panas. Pada saat sadar udah ada bunyi dari krek, krek kayu terbakar dan api sudah naik ke atas dek,"ujarnya guru SMPN 2 Sambas ini, kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (23/7/2014).
Dengan spontan ia bersama istri mengaku langsung berteriak untuk meminta pertolongan warga sekitar. "Saya keluar dari pintu depan, sementara isteri saya keluar dari pintu belakang," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan kebakaran hebat yang menghanguskan 6 ruko di Makrampai, Kecamatan Tebas, Rabu (23/7/2014) dini hari menewaskan seorang bocah berusia 6 tahun.