Pemilu Presiden 2014
Muntaco: Pilihan Boleh Beda, Kita Tetap Bersatu Bangun Daerah
Warna boleh beda, namun tanggung jawab kita adalah menjaga keamanan, jangan sampai gara-gara beda pilihan lalu terjadi kekacauan
Penulis: Ali Anshori | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Proses pemungutan suara presiden dan wakil presiden di Kabupaten Melawi, Rabu (9/7/2014) berjalan lancar dan aman. Sejak dimulai pukul 7.00 WIB hingga proses penghitungan selesai tanpa ada ada gangguan. Bupati Melawi Firman Muntaco berharap kepada masyarakat untuk sama-sama menerima presiden terpilihan hasil pemilu kali ini, dengan cara menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Beda pilihan boleh, namun setelah itu kita harus tetap bersatu kembali, dan bersama-sama membangun daerah, siapapun yang terpilih dia adalah pemimpin kita,” kata Muntaco, kepada wartawan, Rabu (9/7/2014).
Pada pemilu presiden kali ini, Firman Muntaco dan Istrinya menggunakan hak suaranya di TPS dekat bundaran tugu Naruto. Usai menggunakan haknya bupati memantau proses pemungutan suara di TPS yang ada di wilayah perkotaan di Kabupaten Melawi.
Dalam kegiatan tersebut bupati didampingi Kapolres Melawi AKBP Nowo Winarti, para kepala dinas dan sejumlah pejabat lain.
Pantauan Tribun di lapangan, minat masyarakat untuk menggunakan haknya pada pilpres kali ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sejumlah TPS bahkan sudah tutup sebelum pukul 13.00 WIB, karena surat suara telah habis.
Kapolres Melawi, AKBP Nowo Winarti juga mengatakan, sejauh ini pemilu presiden di Kabupaten Melawi berjalan dengan aman dan lancar. Dia berharap kondisi tersebut tetap dipertahankan, sehingga pembangunan di Melawi bisa berjalan dengan baik.
“Warna boleh beda, namun tanggung jawab kita adalah menjaga keamanan, jangan sampai gara-gara beda pilihan lalu terjadi kekacauan,” katanya.