Chain Chooper Ekstreem Beraksen Rantai Super
Saat awal tahap pengerjaan, saya pilih rantai berukuran super rantai forklip.
JOHN Asui, modifikator maniak ini kembali menuangkan inspirasinya lewat Honda Grand 1991 miliknya. Di awali dari inspirasi yang melahirkan konsep anyar yang ingin menghebohkan dunia modifikasi di awal tahun 2008 silam, sebuah konsep motor extrempun dibangun. Yakni dengan mengusung Chain Chopper, motor lamanya dibongkar habis ketika itu.
"Saat awal tahap pengerjaan, saya pilih rantai berukuran super rantai forklip. Untuk menambah besar rantai saya gabungkan dengan teknik pengelasan MIG dan didukung sepasang pipa trubular unit down tube," ujar Asui panggilan akrab bapak dua anak itu kepada Tribunpontianak.co.id, Jumat (11/5/2014).
Setelah selesai di bagian sektor rangka, ia kembali melanjutkan dengan mengcustom tangki cover up down. Sistem tangki di dalam rangka dan dijejali pro arm (custom) yang masih menggunakan bahan dari sisa pemakain rantai forklip.
Untuk mewujudkan inovasi baru diinginkan, diaplikasikanlah sistem transfer gear. " Yang mulanya dari kiri saya transfer ke arah kanan dengan mengaplikasikan 2 buah rantai serta gear untuk menggawangi putaran roda dan pelak custom dari mobil berukuran 6"rim 14 yang dibalut ban swallow ukuran 160/60-14," terangnya.
Dirasakannya belum puas akan pengerjaan sebelumnya, ia berusaha menyempurnakannya lagi dengan mengcustom air suspension yang cukup memakan waktu untuk meriset dan setting main swit dan main frame untuk menaik-turunkan ground clearance depan sang platinum choper ini dengan sistem ungkit totalitas hand made," imbuhnya.
Untuk tingkat kesulitan pengerjaan Chain Chopper ini, paling tinggi dan memakan waktu lama menurutnya pada bagian hubungan center stearring kemudi ala bimota. Yaitu sistem pengerak dengan sepasang arm depan yang mengait pelak depan yang nanti nya berbelok lewat tarik ulur linkage tanpa harus membelokan as roda. Di bagian tersebut, ia menghabiskan waktu hampir 3 bulan.
Dan finising akhir ia pilih carbin di gital printing dengan clear blinken dengan tema Gosh Rider. "Untuk hal ini saya percayakan ke tangan dingin Mas Dwi air brush yang bermarkas di jln Arteri Supadio," ucapnya.
Hasil modifikasi kali ini menurut Asui sangat memuaskan dan terbayar sudah semua kinerja dari pengerjaan yang cukup menyita banyak waktu. Beberapa gelar kontes berhasil diraih lewat motor ini.
"Berawal dari sebuah uji beragam karya modifikasi dari genre fashion hingga extreem menjadi maskot fenomenal hasil karya crew Platinum Motor. Mungkin ke depan akan kita modifikasi dengan tambahan beberapa hand made yang bisa membuat fenomenal dunia modifikasi," ujarnya sambil tertawa lebar. (Tribun Cetak).