Editorial

Menunggu Unjuk Kerja Dewan

Mulai dari lingkungan hingga minimnya lapangan pekerjaan. Itu semua sebagian menjadi tanggungjawab anggota dewan untuk menyuarakannya.

Menunggu Unjuk Kerja Dewan
Sahirul Hakim
Pelaksanaan Pemungutan suara 

PEMILIHAN  umum sudah selesai digelar. Penghitungan cepat dilakukan sejumlah lembaga survey dan media. Meskipun baru sementara, namun sudah mulai tergambar perolehan suara Parpol dan siapa yang memperoleh dukungan paling signifikan.

Usai pemilihan ini tentu saja akan ada calon legislatif yang terpilih dan akan menjadi anggota legislatif. Meskipun belum diumumkan secara resmi oleh KPU, tentu saja sudah bisa diperkirakan siapa saja yang akan duduk di kursi terhormat untuk mengemban amanat rakyat.

Menjadi anggota dewan tentu saja harus dimaknai sebagai sebuah tanggungjawab sebagai wakil masyarakat. Menjadi anggota dewan yang terhormat adalah bekerja untuk menolong dan menyuarakan rakyat. Terlebih di Kalimantan Barat yang memiliki banyak persoalan. Mulai dari lingkungan hingga minimnya lapangan pekerjaan. Itu semua sebagian menjadi tanggungjawab anggota dewan untuk menyuarakannya.

Setelah menjabat tentu saja masyarakat tetap akan mengawasi. Jangan sampai para anggota dewan terhormat hanya ingat saat membutuhkan suara. Ketika, sudah terpilih lupa dengan janji-janji manis selama ini. Masyarakat sekarang sudah pintar sehingga tak mudah lagi dibohongi.
Partai pemilu meski melakukan pengawasan kepada anggotanya agar bisa bekerja sesuai dengan janji dan slogan selama ini. Tentu juga menarik melihat siapa yang akan dipilih menjadi calon presiden kelak.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) seperti yang dirilis kompas.com memprediksi hanya akan ada tiga calon presiden yang bertarung pada pemilu presiden nanti. Ketiga capres itu merupakan hasil koalisi dari sejumlah partai politik. Direktur Eksekutif LSI Denny Januar Ali mengatakan, berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) LSI, dua partai dengan perolehan teratas dipastikan akan mengajukan bakal capres yang sudah mereka usung. Keduanya adalah PDI Perjuangan yang menjagokan bakal capres Joko Widodo dan Partai Golkar yang sudah mendeklarasikan Aburizal Bakrie sebagai capres. Satu capres lain akan diketahui dari hasil koalisi partai setelah pemilu legislatif.

Prediksi Denny, peluang capres lain untuk bersaing dengan Jokowi dan Aburizal akan diperebutkan tiga kekuatan partai. Ia menyebutkan, meski PDI Perjuangan unggul dalam perolehan suara sementara berdasarkan quick count, partai nomor urut 4 itu harus tetap mendapatkan dukungan dari partai politik lain. Hal yang sama juga berlaku bagi Partai Golkar.
Nah, apapun hasilnya pemilihan sudah berlangsung dan tinggal menunggu KPU mengumumkan hasilnya. Masyarakat menunggu kinerja DPRD untuk lima tahun ke depan. (Tribun cetak)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved