Pesawat Malaysia Airlines Hilang

Presiden SBY Sampaikan Duka Cita di Akun Twitter

Kepada bangsa Malaysia dan PM @najibrazak, kami juga menyampaikan dukacita atas tragedi ini

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Setelah pihak maskapai menginformasikan  pesawat Malaysia AirlinesBoeing 777-200 penerbangan MH370 jatuh di selatan Samudera India dan menyakini 239 penumpang di dalam pesawat  telah meninggal. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas nama rakyat Indonesia menyampaikan ucapan turut berduka cita atas tragedi tersebut.

"Indonesia berduka cita atas tragedi yang menimpa pesawat #MH370. Semoga keluarga yang ditinggalkan, tabah," kata SBY di Twitter-nya pagi ini, Selasa (25/3/2014).

SBY mengatakan duka cita yang mendalam khususnya bagi keluarga 7 penumpang #MH370 asal Indonesia.

Tak lupa SBY menyampaikan ungkapan duka citanya itu dengan melakukan mention twitter milik Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

"Kepada bangsa Malaysia dan PM @najibrazak, kami juga menyampaikan dukacita atas tragedi ini," kata SBY.

Ungkapan duka cita SBY juga diunggah di Facebook miliknya disajikan dalam dua bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyampaikan bahwa penerbangan Malaysia Airlines MH370 berakhir di wilayah selatan Samudra Hindia.

Pernyataan itu dilontarkan setelah pesawat pengintai China dan Australia melihat benda-benda yang diduga puing-puing MH370 di wilayah terpencil Samudera Hindia, 2.500 kilometer sebelah barat daya kota Perth, Australia.

Jika benda-benda itu benar-benar merupakan puing MH370, maka ini merupakan temuan paling konkret dalam operasi pencarian internasional yang melelahkan selama dua pekan terakhir ini.

Meski demikian, tim pencari menyatakan, sebelum benda-benda itu diangkat dari laut dan diperiksa belum dapat benar-benar dipastikan bahwa benda-benda itu merupakan pecahan Malaysia Airlines

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved