Pelantikan Wali Kota Pontianak

BREAKING NEWS: Gubernur Minta Wali Kota Atasi Kemacetan

Tolong kerjasamanya dengan Bupati Kubu Raya dan Bupati Kabupaten Pontianak bagaimana membuat outer ring road yang bagus

BREAKING NEWS: Gubernur Minta Wali Kota Atasi Kemacetan
TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDA
Sutarmidji-Edy Rusdi Kamtono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis tak hanya berpesan menciptakan keamanan dan ketertiban Kota Pontianak kepada pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2013-2018 H Sutarmidji M Hum dan Ir Edi Rusdi Kamtono MM MT, namun ia juga mengingatkan agar Wali Kota Pontianak bekerjasama dengan Bupati Kubu Raya dan Bupati Kabupaten Pontianak untuk membuat jalan lingkar luar outer ring road untuk mengatasi masalah kemacetan di Kota Pontianak.

"Tolong kerjasamanya dengan Bupati Kubu Raya dan Bupati Kabupaten Pontianak bagaimana membuat outer ring road yang bagus. Kalau tidak ini sumpek, susah kita mau lewat,"ujarnya saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak di PCC Senin (23/12/2013).

Bahkan ia mengatakan telah meminta hal ini sejak lama, namun tidak digubris serius oleh pemerintah yang terkait dalam mewujudkan hal ini.

"Sebenarnya sudah dari dulu, namun kerjasama tidak Maka sudahlah saya tidak mau campur, siapa salah salah kenapa biji jambu mente diluar,"pungkasnya yang disambut riuh tamu undangan yang ada.

Cornelis juga meminta Walikota dan Wakil Walikota yang telah dilantik untuk mempersatukan kembali para pendukung calon-calon lainnya yang tidak terpilih bersama-sama membangun Kota Pontianak.

"Jangan ada dendam kesumat karena posisi anda sekarang adalah sebagai kepala daerah dan bukan semata-mata kepentingan partai. Walikota sudah menjadi milik semua orang yang ada di Kota Pontianak," ujarnya,

Terlebih dikatakannya ini merupakan persoalan politik sehingga bagi calon lain yang tidak terpilih dalam kesempatan Pilwako beberapa waktu lalu itu dapat menerima dengan lapang dada. "Jangan berdendam sampai mati, namanya juga politik, Ini terjadi bapak-ibu karena ini terjadi pada saya sendiri. Tidak harus dengan kursi Wali Kota kan banyak kursi lainnya. Jangan ribut karena pendukung si A. Sutarmidji bukan milik P3 atau timperjuangannya sendiri tetapi milik semua masyarakat,"tambahnya.

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved