SEA Games 2013

Andik Vermansyah Siap Tempur Lawan Thailand Sore Ini

Laga melawan Thailand bisa menjadi kunci bagi Indonesia untuk lolos ke babak semifinal.

Tayang:
Editor: Andi Asmadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, YANGON - Timnas Indonesia harus menang atas Thailand pada laga kedua penyisihan Grup B di SEA Games 2013 di YTC Stadium, Yangon, Myanmar, Kamis (12/12) sore ini. Laga melawan Thailand bisa menjadi kunci bagi Indonesia untuk lolos ke babak semifinal.

Dari setiap grup, hanya dua tim yang lolos ke semifinal. Indonesia harus menghentikan Thailand karena di laga pamungkas bertemu tuan rumah Myanmar yang kini memuncaki klasemen sementara Grup B dengan nilai enam.

Myanmar merupakan tim yang diunggulkan bersama Thailand di Grup B. Pada dua pertandingan sebelumnya, Myanmar mengalahkan Kamboja 3-0 dan Timor Leste 3-1. Sedang Thailand baru sekali tampil dengan kemenangan 3-1 atas Timor Leste.

Indonesia juga baru tampil satu kali ketika mengalahkan Kamboja 1-0, Senin (9/12). Gol tunggal Garuda Muda dicetak Yandi Sofyan.

Meski berat, mau tak mau Andik Vermansyah dkk harus mampu menaklukkan Thailand. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, tim asuhan Rahmad Darmawan sukses memukul Negeri Gajah Putih dengan skor 3-1.

Rahmad pun berharap bisa mengulang hasil gemilang tersebut. Ia menyatakan saat ini kondisi pemainnya siap tempur melawan Thailand.

"Semua pemain bisa bermain. Hanya Alfin Tuasalamony yang mengalami masalah tendon. Kami akan melihat kondisi pemain sampai beberapa saat, sebelum laga," katanya dalam keterangan pers yang diterima wartawan di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya tiga pemain yaitu Fandi Eko Utomo, Dendy Santoso, dan Ramdhani Lestaluhu sempat mengalami cedera otot usai menaklukkan Kamboja. Namun, menurut RD, kondisi mereka sudah membaik serta kemungkinan akan tampil di laga melawan Negeri Gajah Putih.

"Dendi dan Ramdani, tidak ada masalah hanya perlu istirahat saja. Termasuk Fandi Eko Utomo, dia juga berada dalam kondisi baik," ujar pelatih Persebaya Surabaya di kompetisi ISL musim 2014 itu.

RD pun sudah mengantisipasi strategi yang akan diterapkan Thailand. Berdasarkan hasil pemantauan yang telah dilakukan, kemudian melakukan analisa, menurut RD, Negeri Gajah Putih mempunyai kekuatan merata di setiap lini.

Secara langsung pelatih berusia 46 tahun itu menyaksikan laga perdana Thailand melawan Timor Leste, Sabtu lalu.

"Kekuatan Thailand hampir merata di semua lini. Mereka punya pemain yang mampu mengontrol bola dengan baik. Mereka juga punya serangan yang kuat dari sektor kanan dan kiri. Jadi itu juga yang akan menjadi fokus kami," ungkapnya.

Dalam duel perdana itu, pasukan yang diasuh Kiatisuk Senamuang itu memang terlihat memiliki organisasi permainan yang rapih. Keunggulan ini wajib diantisipasi dengan tepat oleh Indonesia.

"Kami sama-sama membuat evaluasi dan analisa mengenai lawan. Tadi pagi kami sudah bertemu dan kami membuat kesimpulan apa yang harus kami lakukan kalau mereka tidak mengubah strategi. Kami juga tentu menyiapkan konsep strategi yang pas," ujarnya.

RD kembali mengandalkan Yandi Sofyan sebagai striker utama dalam formasi 4-3-2-1, dengan dukungan Andik dan Rhamdani atau Bayu Gatra di posisi sayap. Rizky Pellu, Dendi Santoso, dan Elgi Melgiansyah kemungkinan akan diturunkan di tengah.

Duet Andri Ibo dan Manahati Lestusen tetap menjadi tembok pertahanan. Diego Michels akan berperan sebagai bek kiri, sembari berharap Alfin Tuasalamony kembali pulih untuk mengisi pos bek kanan. Bila Alfin harus absen, Syahrizal Syahbuddin atau Roni Esar disiapkan sebagai pengganti.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved