Narkoba Telah Merambah ke Pelosok Desa di Melawi
Kami tentunya mengharapkan seluruh stekholder untuk berperan aktif memerangi narkoba, dalam undang-undang juga jelas
Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Peredaran narkoba di Kabupaten Melawi terbilang memprihatinkan. Pasalnya para korban tidak hanya kalangan masyarakat perkotaan, namun juga sudah merambah ke pelosok desa. Untuk itu dibutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk memerangi penyalahgunaan narkoba.
Kasat Narkoba Polres Melawi AKP Sukadi mengatakan, untuk tahun 2013 ini sudah ada enam laporan dengan delapan tersangka. Dia mengatakan narkoba sudah merambah semua kalangan dan profesi termasuk diantaranya para pelajar.
"Kami tentunya mengharapkan seluruh stekholder untuk berperan aktif memerangi narkoba, dalam undang-undang juga jelas, masyarakat diminta untuk berperan aktif. Jika ada penyalahgunaan narkoba agar memberi laporan, tujuannya apa untuk meminimalisir peredaran narkoba," kata Sukadi usai menjadi pemateri pada penyuluhan bahaya narkoba di Kantor Bupati Melawi, Jumat (29/11/2013).
Dia mengatakan, pihak kepolisian sudah melakukan berbagai upaya untuk memberantas penyalahgunaan narkoba. Mulai dari melakukan penangkapan oknum, sampai dengan dengan melakukan penyuluhan kepada sekolah-sekolah di seluruh kecamatan.
"Kita juga berharap ke depan setiap sekolah memiliki duta narkoba, sehingga mereka bisa memberikan sosialisasi kepada rekan-rekannya dalam satu kelas itu. Bahkan untuk duta narkoba di Kalimantan Barat Melawi mendapat juara satu," katanya.