Pemekaran Kabupaten Kapuas Hulu

Banua Landjak Terdiri Lima Kecamatan

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Banua Landjak akan membawahi lima kecamatan

Banua Landjak Terdiri Lima Kecamatan
Rihad
DPRD berfoto bersama dengan tim pembentukan Kabupaten Banua Lanjak, Selasa (29/10/2013)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat yang 1,3 kali dari Pulau Jawa tidak sebanding dengan jumlah pemerintahan. Akibatnya terjadi rentang kendali pelayanan birokrasi yang begitu panjang akhir memicu kelambanan pembangunan di daerah. 

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menyepakati menggunakan hak inisiatifnya untuk membentuk sebanyak 65 Daerah Otonom Baru (D0B). Dengan harapan masyarakat bisa terlayani bukanlah menjadi ladang perebutan kekuasaan atau timbulnya raja-raja kecil.

DPR RI menyetujui RUU pembentukan Kabupaten Banua Landjak, pemekaran dari kabupaten induk Kapuas Hulu. Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Banua Landjak akan membawahi lima kecamatan.

Luas Kabupaten Kapuas Hulu tercatat 29.842 km² melingkupi 23 kecamatan, atau kabupaten di Kalbar yang memiliki kecamatan terbesar, setelah dimekarkan maka berkurang menjadi 18 kecamatan.

Sementara kecamatan yang tergabung di Kabupaten Banua Landjak nantinya yakni Embaloh Hulu, Badau, Puring Kencana, Batang Lupar, dan Kecamatan Empana. Kawasan kecamatan ini berbatasan langsung dengan Malaysia.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved