Ramadan 1434 H

Semakin Semangat Ibadah di Akhir Ramadan

Sehingga harus benar-benar dimanfaatkan umat Islam untuk beribadah dan beramal dari awal hingga akhir.

Penulis: Subandi | Editor: Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ramadan diyakini sebagai hari dan bulan baik oleh umat Islam. Sebab itu sebagaian umat Islam ada yang merasa bersedih ketika Ramadan akan berakhir.

Seperti yang dirasakan Dosen Luar Biasa Pendidikan Agama Islam Politeknik Negeri Pontianak, Rustam SEI M Si. Ia merasa sedih ketika Ramadan Akan Berakhir, sebab ia tahu bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh kemuliaan.

Menurutnya saat Ramadan banyak kelebihan yang dijanjikan Allah SWT kepada umat Islam untuk mencapai ketakwaan. Sehingga harus benar-benar dimanfaatkan umat Islam untuk beribadah dan beramal dari awal hingga akhir.

Dijelaskannya ia sedih juga karena kesempatan untuk memperoleh rahmat atau pahala yang lebih besar akan berakhir. Serta karena suasana Ramadan yang kebanyakan umat Islam berlomba-lomba melaksanakan amal seperti bersadakah pasti akan berkurang.

"Kadang-kadang sedih kalau ingat Ramadan akan berakhir, yang lebih terasa lagi setelah Lebaran. Karena kegiatan-kegiatan umat Islam baik di masyarakat maupun di masjid-maasjid pasti akan jauh berkurang," katanya, Minggu (4/8/2013).

Ia mengaku menjelang datangnya Idul Fitri, yang berati Ramadan yang penuh berkah akan berakhir. Maka ia lebih bersemangat menjalankan ibadah seperti salat sunat dan membaca AlQuran.

"Kita harus memanfaatkan Ramadan ini secara utuh sebaik-baiknya dari awal hingga akhir. Jangan sampai semangat Ramadan hanya di awal dan ketika akhir menghilang karena sibuk mempersiapkan keperluan Lebaran. Bahkan sebaiknya semangat beribadah dan beramal saat Ramadan juga diterapkan pada bulan-bulan lain," Sarannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved