Ramadan 1434 H
Lebaran, Harga Daging Capai Rp 120 Ribu
Sapi ini, stok harganya memang mahal dibeli, belum lagi nambah tenaga kerja, jadi biaya operasionalnya pun naik
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pedagang daging sapi di Pasar Senggol Sanggau, Hj Samunah (49) mengatakan, harga daging sapi per kilogram (Kg) saat ini Rp 110 ribu. Harga itu menurutnya, biasanya akan naik menjelang dekat-dekat hari lebaran.
"Biasanya, dua hari lagi mau lebaran naik, biasanya bisa Rp 120 ribu," ujarnya yang sudah berdagang sapi sekitar 30 tahun ini, Rabu (31/7/2013).
Ia mengungkapkan, kenaikan harga bukanlah semata keinginan mereka. Namun, menurutnya, persoalan pasokan yang kurang serta penambahan tenaga kerja biasanya menjadi faktor.
"Sapi ini, stok harganya memang mahal dibeli, belum lagi nambah tenaga kerja, jadi biaya operasionalnya pun naik," ungkapnya.
Malahan, ia mengeluhkan mengalami kerugian karena taksiran daging sapi yang tidak sesuai dengan taksiran. Hal itulah menurutnya yang biasanya menyebabkan harga naik.
Semantara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Perternakan (Distankanak) Sanggau, John Hendri saat menggelar operasi pasar mengatakan hingga kini memang belum terjadi lonjakan barang. Ia mengharapkan, harga barang itu tidak melonjak menjelang lebaran.
"Sekarang daging sapi, Rp 110 ribu per kilo, ayam sekitar Rp 45 ribu, kalau telur Rp 1500/butir. Tapi, saya yakin sampai lebaran masih seperti itu," jelasnya.