Mutiara Ramadan
Tobatnya Penjahat
Di tengah sesi tanya jawab, seorang jamaah pengajian mengajukan pertanyaan kepada Imam Hasan Al-Bashri
DALAM sebuah majelis pengajian yang diselenggarakan Imam Hasan All-Bashri, hadirlah seorang penjahat. Beliau sendiri tak pernah mengenalnya dan hanya tahu namanya.
Orang menyebutnya sebagai Atabatul Ghulam. Semua orang mengenal kejahatan dan kekejamannya. Bahkan tokoh ini sudah layak disebut orang fasik.
Di tengah sesi tanya jawab, seorang jamaah pengajian mengajukan pertanyaan kepada Imam Hasan Al-Bashri, "Wahai syeikh! Bagaimana jika seseorang sudah sangat keterlaluan mengerjakan kemaksiatan, apakah dosanya dapat diampuni oleh Allah?"
Ulama besar dan tokoh sufi ini pun menjawab, "Apabila dengan penuh kesadaran dan dengan hati yang sungguh-sungguh bertobat menurut syarat-syaratnya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, sekalipun dosanya itu seperti yang dilakukan Atabatul Ghulam."
Betapa terkejutnya tokoh penjahat ini ketika dirinya dijadikan contoh pelaku dosa besar. Namun, Allah tetap berkenan memberikan ampunan, seandainya ia mau bertobat dengan sepenuh hati.
Allah adalah Dzat Yang Maha Pengampun. Luasnya ampunan Allah tak dapat kita ukur atau kita batasi. Allah selalu membuka diri-Nya untuk memberi ampunan untuk setiap hambanya yang pernah menyimpang dari jalan-Nya.
Bertaburan ayat dalam Alquran dan hadis Nabi yang menunjukkan betapa Maha Pengampunnya Allah SWT. Tak hanya akan mengampuni, bahkan dengan kasih sayang-Nya, Allah mengajak setiap pendosa bersegera kembali kepada-Nya.
Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran,
"Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang yang berinfaq, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan, Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan." (QS. 3:133-134).
Bagaimana cara kita bertobat, Rasulullah SAW mengajarkan kita memohon ampunan kepada Allah. Beliau bersabda, "Demi Allah, sesungguhnya aku membaca istighfar (minta ampun) dan bertobat kepada Allah setiap hari lebih dari 70 kali." (HR. Bukhari)
Dalam hadis lain, dari Ibnu Umar, ia berkata kami menghitung dalam satu majelis bahwa Rasulullah SAW mengucapkan doa berikut sebanyak seratus kali. "Ya Rabbku, ampunilah segala dosaku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat dan Engkau Yang Maha Penyayang." (HR. Abu Dawud)
Ketahuilah saudaraku, bahwasanya Allah Mahaluas Ampunan dan Rahmat-Nya. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah membentangkan tangan rahmat-Nya pada waktu malam, agar orang yang telah melanggar perintah-Nya pada siang hari bertobat. Dan, juga mengulurkan tangan rahmat-Nya pada waktu siang agar orang yang telah melanggar perintah-Nya pada waktu malam bertobat. Keadaan itu tetap berlangsung hingga matahari terbit dari arah timur." (HR. Muslim)
Rasulullah juga bersabda, "Sesungguhnya Allah tetap menerima tobat hamba-Nya selama ruh belum sampai di tenggorokan (hampir mati)." (HR. Tirmizi, Ahmad dan Ibnu Majah)
Dalam hadis Qudsi, Allah berfirman, "Aku selalu bersama hamba-Ku, apabila ia ingat kepada-Ku, dan ketika bibirnya bergerak menyebut nama-Ku." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Dari uraian di atas, kita dapat menarik kesimpulan, bahwa Allah SWT menyeru hamba-Nya yang pernah melakukan maksiat agar memohon ampun dan bertobat kepada-Nya. Allah juga memerintahkan kepada Nabi-Nya agar menyeru umatnya untuk segera bertobat.
Allah berfirman dalam Surah Az-Zumar (QS. 39: 53-54), "Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari nikmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan, kembalilah kamu kepada Rabbmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tak dapat ditolong."
Saat ini kita tengah berada dalam Ramadan, bulan yang memiliki banyak keistimewaan dan kemuliaan melebihi bulan-bulan lainnya, Allah SWT menurunkan rahmat yang berlimpah-ruah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, serta menurunkan berkah dan maghfirah-Nya. Maka saudaraku, mari kita bergegas memohon ampunan dan pertobatan di bulan Maghfirah ini. (tribun cetak)