Ramadan 1434 H

Islam Sangat Menghormati Budaya

budaya tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan ajaran Islam serta budaya-budaya tersebut mempunyai nilai-nilai menfaat

Penulis: Nasaruddin | Editor: Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ketua MUI Singkawang, Arnadi Arkan mengungkapkan, menampilkan seni budaya yang melambangkan identitas suatu kelompok atau etnis atau agama tertentu, tidak akan ada larangan sepanjang tidak bertentangan dengan kandungan nilai-nilai budaya itu sendiri dan nilai-nilai ajaran agama.

Ajaran Islam sangat menghormati budaya, sepanjang nilai-nilai dan ajaran budaya tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan ajaran Islam serta budaya-budaya tersebut mempunyai nilai-nilai menfaat yang lebih besar daripada mudaratnya.

"Umat Islam di seluruh dunia termasuk umat Islam di Kota Singkawang sangat menghormati bulan Ramadan, kedatangannya disambut dengan suka cita, di dalamnya diisi dengan amaliah-amaliah Ramadan, seperti salat tarawih dan witir, tadarus AlQuran, memperbanyak infak dan sedekah, zakat maal dan zakat fitrah," katanya.

"Di pengujung bulan Ramadan atau sepuluh hari ketiga di bulan Ramadan diisi dengan kegiatan iktikaf di masjid-masjid, surau maupun langgar, dengan harapan, semoga Allah SWT berkenan menjadikan dirinya sebagai hamba yang mendapatkan keistimewaan dengan mendapat anugerah Lailatul Qadar, satu malam yang lebih baik dari pada orang beramal selama 1000 bulan," ujar Arnadi, Selasa (16/7/2013) malam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved