Ramadan 1434 H

Tayangan Ramadan Boleh Dibalut Humor, Tapi Harus Mendidik

Tayangan yang ada saat ramadan meskipun dibalut dengan rasa humor, namun harus tetap mendidik yang tidak mengurangi nilai islami

Editor: Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Tayangan televisi di bulan Ramadan diminta tetap mendidik. Meskipun banyak tayangan islami yang dibalut dengan humor, itu tidak masalah asalkan tidak mengurangi nilai islami tersebut.

"Tayangan yang ada saat ramadan meskipun dibalut dengan rasa humor, namun harus tetap mendidik yang tidak mengurangi nilai islami," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla di Kantor Sekretariat DMI, Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Jusuf Kalla mengakui, jika tayangan yang disajikan pada saat ramadan tidak jauh dari tema humor dan lucu. Namun dirinya berharap agar konteks yang ditampilkan dalam tayangan tersebut bersifat konyol.

"Kita menganjurkan kalau humor  jangan konyol, jangan sampai merendahkan dakwahnya sendiri, nanti banyak orang yang tersinggung," ujarnya.

JK menuturkan, Indonesia saat ini tidak memiliki tokoh religi yang mampu membawakan program acara televisi ramadan dengan baik. Menurutnya, dulu ustaz Jefri dan AA Gym adalah ustaz yang dapat membawakan program acara televisi dengan mendidik yang dapat meningkatkan iman dan takwa.

"Kita kekurangan ustaz yang dapat membawakan program acara dengan baik seperti Uje dan AA Gym. Tapi silakan berdakwah dengan baik dan kreatif jangan arahnya sampai konyol," katanya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved