Style Blitz

Sejak Kecil Sudah Kenal Lipstik

Lipstik selalu ada di manapun aku berada. Kalau tak ada lipstik, minimal aku pakai lips gloss biar enggak kelihatan pucat

Tayang:
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Arief

LIPSTIK mejadi kebutuhan primer bagi Clarissa Alrizkia Yachmans. Betapa tidak, lipstik selalu dibawa kemana saja ia pergi. "Lipstik selalu ada di manapun aku berada. Kalau tak ada lipstik, minimal aku pakai lips gloss biar enggak kelihatan pucat," ujarnya.

Ia mengenal lipstik sejak kecil dari ibunya. "Icha tahu lipstik karena suka ngeliat mama dandan. Tapi baru mulai pakai waktu SMA," tutur gadis kelahiran Pontianak 5 Oktober 1994 ini.

Sejak saat itulan lipstik selalu ia boyong ke manapun. "Lipstik sudah kayak asisten aku. Selalu ada saat aku butuh dan selalu bisa mengekspresikan aku dan buat aku jadi keliatan cantik. Aku paling suka warna peach dan pink, natural, sweet, unyuk-unyuk gitu," ujarnya sembari tersenyum.

Warna lipstik juga ia sesuaikan dengan suasana maupun tempat serta busana yang digunakan. "Tergantung kondisi dan sesuai acara. Kalau malam biar lebih elegan aku pakai merah. Tapi kalau sekedar santai, pakai pink nude saja udah cetar," kata warga Jl Karya Baru, Kompleks Pondok Agung Permai D3 ini.

Ia memiliki koleksi lipstik berbagai warna. Harga paling mahal Rp 300 ribu. "Soalnya aku enggak suka beli yang palet walaupun lebih ekonomis dan praktis. Aku suka yang stick. Lebih enak aplikasinya," tutur Duta Mahasiswa Genre Kalbar 2013 ini.

"Aku enggak pernah budgetin uang buat beli barang, kalau pas jalan dan aku suka ya beli. Kalau dari segi kesehatan pastinya bagus karena beberapa lipstik mengandung moisture yang melembabkan bibir agar enggak pecah," pungkas anak pertama dari lima bersaudara ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved