Harga BBM Naik

Pengusaha Kecil Mulai Kebingungan

Dengan kenaikan harga BMM, keuangan usaha kecil terancam bangkrut. Karena bahan utama produksi ikut mengalami kenaikan.

Tayang:
Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Pengusaha Kecil Mulai Kebingungan
net
ilustrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEDAN - Pasca kenaikan harga BBM bersubsidi bakal berimbas kepada pengurangan karyawan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) dibeberapa perusahaan kecil dan menengah di Sumatera Utara.

Dengan kenaikan harga BMM, keuangan usaha kecil terancam bangkrut. Karena bahan utama produksi ikut mengalami kenaikan.

Mahyuddin, pemilik usaha kerupuk di Jalan Medan -Binjai Km 16, mengatakan, semenjak harga BBM naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500,  ia harus memutar otak agar usaha yang dirintisnya sejak tahun 2000 lalu tidak bangkrut.

"Bahan-bahan pokok untuk membuat kerupuk seperti tepung, bawang putih, dan minyak makan sudah mulai naik, saya takut kalau naik makin tinggi usaha saya bisa bangkrut," ujar ayah dua anak ini saat ditemui Tribun, Senin (24/6/2013).

Ia mengungkapkan, yang membuatnya bingung dengan kenaikan BBM tersebut karena ia tidak mungkin menaikkan harga kerupuknya yang biasa ia jual dengan harga eceran Rp 500 per buah.

"Kalau bahan pokok terus-terusan naik sementara saya tidak bisa menaikkan harga kerupuk saya, bisa-bisa usaha saya ini bisa bangkrut, belum lagi gaji karyawan" ungkapnya.

Untuk menyiasati hal tersebut, ia mengurangi beberapa karyawannya. Awalnya, ia mempekerjakan 20 karyawan, kini jumlahnya ia kurangi menjadi 15 orang.

"Mau gimana lagi, sebenarnya tidak tega memecat mereka tapi kalau tidak seperti itu bisa bangkrut saya. Kan gak mungkin mereka kerja tapi gaji saya kurangi atau tidak saya gaji," tuturnya.
Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved