Style Blitz

Latih Otak Anak Dengan Musik

Ketika lahir, kemampuan anak kembali diasah melalui berbagai musik.

Tayang:
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Banyak cara yang dapat dilakukan orangtua untuk mencerdaskan buah hatinya. Satu di antara cara yang dipilih yakni melalui musik. Mereka percaya, musik dapat melatih serta meningkatkan mempuan otak kiri dan kanan. 

Sebelum lahir, seorang ibu, kerap membertikan terapi musik pada anak yang ada dalam kandungannya. Ketika lahir, kemampuan anak kembali diasah melalui berbagai musik.

Fahru Gunada (45), warga Gang Kemakmuran, Jl HM Suwignyo memilih sekolah musik untuk anaknya, Rian Saputra (10). Ia memilih sekolah musik untuk melatih keseimbangan otak sang anak.

"Saya ingin melatih otak kiri dan kanannya. Selain itu, agar dia punya keahlian di bidang musik. Dipilih musik karena persoalan melatih tapi tidak berbentuk perajaran. Tapi dengan bermain dan memilih drum karena tingkat kesulitannya saya rasa lebih dibandungkan instrumen lain," ujar Fahru.

Diakui ayah tiga anak ini, banyak perkembangan yang didapatkan Rian setelah mengikuti sekolah musik. "Sekarang sudah lebih taktis dalam berpikir dan tidak cepat panik. Menghadapi sesuatu juga lebih percaya diri," tuturnya.

Menurutnya, tak ada darah pemusik di keluarganya. "Kalau otaknya sudah seimbang, seperti halnya orang bawa mobil sambil terima handphome. Kalau otak kiri dan kanan berimbang dia akan bisa," imbuhnya.

Rian tak merasa dipaksa mengikuti sekolah musik. Ia menyukai musik lantaran kerap mendengar dan menyaksikannya lewat televisi. "Sekitar enam bulan sudah sekolah musiknya, di rumah juga latihan dan ada drum sendiri," ujarnya.

Dalam sepekan, anak ketiga dari tiga bersaudara tiga kali berlatih. Satu kali di sekolah dan dua kalinya privat di rumah. "Sebelum ini juga sudah mulai main, kalau lagu yang diiringi musik sudah pandai," lanjutnya.

Sekolah musik juga diberikan Rahmat Mone (44) kepada putranya Irsak Fahlevi (7). "Dia sendiri yang mau, jadi kita turutin kemauannya. Ini dapat membuka wawasan, karena dari seni bisa membuka cara berpikir," ungkapnya.

Dengan musik, jelasnya, otaknya juga akan semakin berkembang. "Biasanya, perkembangan sampai di usia tertentu akan terbatas. Jika otak berkembang maka cara berpikir juga semakin berkembang," imbuh warga Jl Sungai Raya Dalam ini.

Dia merasakan terjadi perubahan pada buah hatinya setelah tujuh bulan mengikuti sekolah musik. "Sekarang semakin pandai dan banyak teman. Dia saat ini menyenangi gitar dan drum," lanjutnya.

Irsak juga senang bisa bermain drum. Ia berlatih sepekan sekali. "Sudah bisa baca not. Mungkin karena belum ada alat di rumah. Soalnya musik saya suka dan bisa buat saya senang," ujar anak pertama dari dua bersaudara ini. (tribun pontianak cetak)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved