Style Blitz
Boss Parfum Andalkan Produk Luzi
Saya merasa jenuh bekerja di perusahaan. Memang tempat kerja lama saya, penghasilan per bulan besar
Tayang:
Editor:
Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengambil pilihan menentukan usaha, tentulah tidak mudah. Terkadang harus memutuskan ke luar dari perusahaan, demi meniti karier untuk berwiraswata.
Hal ini yang dilakukan pemilik Boss Parfum, Daruddin, mantan pegawai swasta di Jakarta. Dia mengambil keputusan berhenti dari perusahaan, walaupun gajinya besar. "Saya merasa jenuh bekerja di perusahaan. Memang tempat kerja lama saya, penghasilan per bulan besar. Bahkan suasananya pun enak," ujarnya kepada Tribun, Minggu (2/6/2013).
Sekitar tahun 2010, Daru, nama sapaannya, mulai merintis usaha parfum. Dari sekitar 500 aroma, parfum Luzi merupakan andalan dari Boss Parfum miliknya. Walau banyaknya persaingan di dunia usaha parfum, ia terus mengatur strategi untuk penjualannya.
"Untuk Kalbar, sementara ini alhamdulillah untuk merek Luzi, saya sebagai agennya," tuturnya di work shopnya Jl Gusti Hamzah nomor 20 Pontianak ini.
Dari sekian banyak aroma parfum yang dijualnya, Daru mengatakan, untuk laki-laki, lebih banyak memilih aroma blue emotion, bulgari Aqua, bulgari Extrem, MU. "Sedangkan yang wanita, lebih banyak senang dengan aroma forbidden Rose, yang yang lagi banyak sekarang dicari," jelas pria kelahiran Pontianak 18 Agustus 1977 ini.
Untuk produk, awalnya, bapak dua anak ini mendatangkannya dari daerah Bogor. "Tapi awalnya belum ada work shop saya, itu hanya menitipkan di toko-toko saja," tambahnya.
Seiring berjalannya waktu, akhirnya Daru memberanikan diri untuk menyewa sebuah ruko untuk work shop-nya. "Saya berpikir, dari saya menitipkan ke toko aja, lumayan untungnya. Bagaimana kalau saya ambil sendiri ke agen. Akhirnya saya coba sewa ruko, walau uang sewanya pinjam dari kakak saya. Dan modal untuk masukan barang sekitar Rp 3 jutaan saja," kenang anak ke 3 dari 4 bersaudara ini.
"Setelah lama saya sering menitipkan ke toko-toko, dan secara perlahan mengumpulkan modal. Dengan nekatnya saya memutuskan untuk membuka sendiri, walau dengan modal sedikit. Tapi alhamdulillah sekarang bisa dengan modal sendiri," kata Daru.
Kini produk yang ia miliki, didatangkan langsung dari Jakarta dan Surabaya. Semua barang yang ia miliki merupakan impor. "Saya langsung beli dan ambil dari importirnya disana, dan tidak melaui agen. Makanya saya bisa jual di bawah harga pasaran," ungkapnya.
Kini Daru bisa memperoleh penghasilan Rp 7-8 juta per hari. Bahkan pada awal bulan, ia bisa memperoleh sekitar Rp 12 jutaan. "Mungkin sekitar empat bulan awal buka sepi, hanya empat sampai 10 orang pembeli yang datang. Mulai bulan kelima, alhamdulillah, sudah ada pelanggan. Orang juga banyak tidak percaya, ada yang bilang parfum oplosan, abal-abal, Kw sekian, saya tidak peduli. Intinya saya yakin milik saya murni," ujarnya.
Namun dari awal juga banyak duka yang ia punya, dari pembeli yang membawa lari beberapa botoL parfum miliknya. Ada kawan menjualkan parfum, namun modal tidak dikembalikan, dan lainnya. "Ya saya berfikir positif aja. Karena rezeki Allah yang atur. Tapi itulah suka dukanya yang namanya usaha," kenangnya. (ken)
Tips Gunakan Parfum
* Semprotkan parfum langsung pada kulit, bukan pada pakaian Anda. Pakaian tertentu dapat berubah warna bila bersentuhan dengan konsentrasi tinggi dalam kandungan parfum.
* Aplikasikan parfum pada titik nadi seperti di belakang leher, di belakang telinga, pergelangan tangan dan lipatan siku dalam. Kehangatan pada area-area tersebut dapat memancarkan sekaligus mempertahankan aroma parfum.
* Agar parfum melekat lebih lama pada tubuh, ada baiknya bila anda menggunakan shower gel dan lotion dengan aroma serupa.
* Hindari menyimpan parfum pada tempat panas atau yang terekspose sinar matahari. Bila parfum dibiarkan terbuka, konsentrasi di dalamnya dapat menguap atau bahkan dapat mengubah aroma parfum.
Sumber : Boss Parfum