Style Blitz

Cantik dengan Kuku Artistik

Sedangkan membiarkan kuku menjadi polos atau mencatnya dengan warna pink pucat juga akan memberikan kesan berbeda.

Tayang:
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Arief
MEMBENTUK dan mencat kuku dengan ragam warna sepertinya sedang ngetren saat ini. Memulas cat kuku berwarna merah marun, misalnya, akan memberikan kesan berbeda dengan jika Anda mengenakan cat kuku warna biru metalik. Sedangkan membiarkan kuku menjadi polos atau mencatnya dengan warna pink pucat juga akan memberikan kesan berbeda.

Lantas bagaimana dengan riasan kuku ala kaum hawa di Kota Khatulistiwa Pontianak?. Nita Yuniarti, bekerja sebagai pekerja freelance membuatnya harus tetap ia pertahankan penampilan termasuk di bagian paling ujung jemari. "Menurut saya kuku merupakan satu bagian tubuh yang sering terlihat. Untuk itu kita harus selalu merawatnya agar selalu tampak cantik dari luar dan dalam," kata Nita ditemui di Pontianak, belum lama ini. 

Tips merawat kuku ala Nita yakni dengan mengonsumi vitamin yang mengandung collagen kuku dan membersihkan kuku tiap hari. "Setiap orang memiliki jenis kuku yang berbeda, tergantung bagaimana kita merawatnya. Dan kuku itu mencerminkan orangnya. Kuku bersih, segar dan sehat begitu pula dengan orangnya," kata gadis kelahiran Pontianak 11 Juni 1991 ini. 

Dengan kuku artistik nan indah, tentunya memiliki nilai tersendiri bagi Nita. "Kuku yang indah itu dapat mempengaruhi penampilan. Membuat penampilan jadi tambah menarik yang tentu saja membuat kita bangga dan semakin percaya diri. Misalkan memakai baju warna pink, kita bisa sesuaikan dengan kutik yang berwarna pink juga," tuturnya.

Menurut Nita, sebagian besar orang memiliki kuku yang mudah rapuh dan patah. Hal tersebut berdasarkan pengalamannya dan merawat kuku yang sensitif ini bisa dengan cara yang alami seperti menggunakan minyak zaitun.

"Bisa juga dengan jeruk nipis, untuk membuat kuku menjadi tidak kusam dan sehat. Caranya mudah, cukup dengan merendam kuku menggunakan air hangat yang telah dicampur jeruk nipis. Juga belimbing wuluh, dapat bermanfaat membersihkan kotoran pada sela-sela kuku dan dapat membuat kuku menjadi kuat dan tidak mudah patah," ungkapnya.

Disarankannya, bisa juga ke salon minimal satu bulan sekali untuk manicure-pedicure. "Paling repot kuku panjang, saat mau berpakaian sama creambath. Tak sampai di situ, waktu makan juga selalu pakai sendok, kalau terpaksa menggunakan tangan, habis itu cuci tangan menggunakan lemon atau jeruk nipis," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Yuni. Ada sisi cantik yang terpancar jika seorang wanita memiliki kuku yang cantik dan indah. "Tidak jauh dari kebersihan, mencerminkan diri kita. Apakah diri kita bersih atau tidak biasa melihat dari situ," kata Yuni. 

Bagi Yuni itu, susah tertanam semenjak ia masih di bangku SD. "Dulukan setiap Jumat, waktu SD ada periksa kuku. Tidak boleh kuku panjang dan kotor. Yang agak susah itu kalau mau makan, harus selalu menggunakan sendok. Kalau tidak kotoran suka nyangkut," katanya.

Dalam sebulan sekali Yuni selalu ke salon untuk manicure-pedicure. Biaya yang dikelurakan cukup dengan Rp 50 ribu. "Biasa juga kuku saya di nail art dengan biaya Rp 125 ribu. Tapi tidak semua salon bisa," kata gadis kelahiran Pontianak 14 Januari 1992 ini. (qky)

Kuku Tetap Terawat
* Pilih penghapus cat kuku yang bebas aseton agar lebih mudah dihapus
* Rapikan kuku Anda secara rutin
* Jangan terlalu lama merendam kuku di dalam air, apalagi dalam air yang panas
* Konsumsi suplemen biotin
* Hilangkan noda pada kuku dengan perasan jeruk nipis

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved