Final Liga Champions
Gelar Kelima Muenchen Samai Prestasi Liverpool
menyamai prestasi Liverpool di ajang yang sama.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LONDON - Gelar juara Liga Champions yang diraih Bayern Muenchen tahun ini menyamai prestasi Liverpool di ajang yang sama. Kemenangan 2-1 atas Borussia Dortmund membuat Bayern Muenchen meraih trofi Liga Champions kelima mereka.
Bayern Muenchen pertama kali menjuarai Liga Champions pada 1974. Setelah itu Bayern Muenchen mengukir hattrick karena mampu kembali menjadi juara pada 1975 dan 1976. Terakhir kali Die Roten mengangkat Si Kuping Lebar pada 2001 setelah mengalahkan Valencia melalui adu penalti.
Sukses ini membuat FC Hollywood menyamai prestasi Liverpool dengan lima kali menjadi juara. Bayern Muenchen pun sukses masuk dalam jajaran tiga klub peraih gelar Liga Champions terbanyak setelah Real Madrid (9) dan AC Milan (7).
Kemenangan Bayern Muenchen ditentukan oleh gol Arjen Robben pada menit ke-88. Gol winger asal Belanda itu tercipta setelah memanfaatkan umpan cerdik Franck Ribery. Sambil membelakangi gawang Ribery menyodorkan bola kepada Robben. Kakinya lebih cepat daripada Mats Hummels sehingga leluasa menyontek bola melewati hadangan Roman Weidenfeller.
Laga final antara Bayern Muenchen melawan Borussia Dortmund berjalan secara ketat. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol meski begitu banyak peluang yang tercipta. Bayern Muenchen akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-60 melalui sontekan Mario Mandzukic. Berawal dari aksi Franck Ribery yang mengumpan Arjen Robben, winger asal Belanda itu berhasil melewati hadangan Weidenfeller dan mengirim bola ke tiang jauh.
Mario Mandzukic tidak terkawal karena Mats Hummels terlambat menutup. Walhasil penyerang asal Kroasia itu leluasa menceploskan bola.
Borussia Dortmund sempat menyamakan kedudukan delapan menit berselang melalui eksekusi tendangan penalti Ilkay Gundogan. Dortmund mendapat hadiah tendangan penalti setelah Dante menghajar perut Marco Reus dengan kaki. Tanpa menyia-nyiakan peluang Gundogan melepaskan sepakan ke arah kanan sehingga membuat Manuel Neuer terkecoh.