Siswa SMPN 3 Belimbing Bakal Ujian di Bangunan yang Rusak Parah

Hal itu demi memudahkan layanan pendidikan mengingat siswa kerap terpeleset akibat lantai porselin terbengkas itu.

Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Para pelajar SMPN 3 Belimbing Hulu di Desa Kranji, Melawi harus melaksanakan ujian nasional (UN) dengan kondisi seadanya. Pasalnya bangunan sekolah yang mereka pergunakan belajar sehari-hari kondisinya rusak parah. 

Seperti diketahui, UN akan berlangsung selama empat hari mulai Senin (22/4/2013). Tidak ada perbaikan yang dilakukan, meskipun siswa-siswa bakal menjalani UN yang menjadi agenda tahunan itu.

Dari informasi yang didapat, lantai sekolahan tersebut hampir sebagian besar retak. Terlihat, penimbunan tanah pemasangan porselen tersebut tidak disertai dengan pengecoran yang kuat, sehingga mudah lepas.

Kepala Sekolah SMPN 3 Belimbing, Clara berharap pemerintah bisa melakukan perbaikan secara total. Hal itu demi memudahkan layanan pendidikan mengingat siswa kerap terpeleset akibat lantai porselen terbengkas itu.

Menurut Clara, sekolah yang dipimpinnya ini memiliki guru PNS 4 orang ditambah honor 7 orang dengan jumlah siswa 83 orang.

"Kami sangat berharap kepada Pemkab Melawi melalui Disdik Melawi agar tahun 2013 ini juga dilakukan perbaikan, karena kalau dibiarkan tidak lama lagi semua lantai porselen akan terbengkas," ujar Clara.

Sementara itu Kadisdik Melawi Paulus mengatakan, karena dengan rasa keprihatinan melihat kondisi gedung terkait lantai porselin mulai terbengkas pihaknya berjanji tahun 2013 ini juga akan dilakukan perbaikan rehab ringan melalui usulan proposal sekolah kepihaknya yang nantinya diketahui camat setempat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved