El Clasico
Alba Janji Rayakan Gol dengan Girang
Bek sayap Barcelona, Jordi Alba, bertekad akan membuat perayaan segirang mungkin jika berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Bek sayap Barcelona, Jordi Alba, bertekad akan membuat perayaan segirang mungkin jika berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Selasa atau Rabu (27/2/2013) dini hari, Alba mencetak satu gol saat Barcelona menjamu Madrid pada leg kedua semifinal Cope del Rey. Namun, Barcelona dipaksa kalah 1-3 dan tersingkir dari turnamen itu, setelah kalah agregat 2-4.
Sabtu ini, mereka akan kembali bertemu, kali ini di Santiago Bernabeu dan dalam lanjutan Liga BBVA. Alba yakin timnya akan bangkit dan melakukan pembalasan.
"Jika mencetak gol (di Santiago Bernabeu), aku akan merayakannya dengan girang," janji Alba saat diwawancara DiR.
Barcelona masih belum didampingi pelatih mereka, Tito Vilanova, yang masih menjalani perawatan pascaoperasi kanker di New York, Amerika Serikat.
Absennya sang pelatih ditengarai membuat penampilan Barca menurun, hingga kalah dari Madrid dan sebelumnya menyerah 0-2 dari AC Milan di Liga Champions.
"Tito adalah pribadi yang hebat. Dia sangat sederhana, tapi berjuang keras dan kami berharap dia akan segera kembali secepatnya. Kami bertarung demi dia dan semua pendukung Barcelona. Ketika menang, kemenangan itu kami dedikasikan kepadanya," lanjut Alba.
Alba merupakan pemain didikan Barcelona di akademi La Masia. Namun, ia kemudian bermain untuk Valencia. Baru awal musim ini ia direkrut Barcelona lagi.
"Ketika meninggalkan La Masia, umurku baru 16 tahun. Saat itu, aku pikir kebersamaanku dengan Barcelona sudah berakhir selamanya. Pertama, aku harus berjuang keras (saat kembali membela Barca) karena serangan flu selama dua pekan. Tetapi, setelah tampil melawan Sevilla, segalanya menjadi fantastis dan sekarang aku memiliki waktu yang amat indah. Aku merasa bahagia," ujarnya.
Alba juga membela Lionel Messi yang akhir-akhir ini mulai mendapat kritikan. "Ada beberapa pemain yang bisa membuat perbedaan dalam sepak bola modern. Tetapi, tak ada seorang pun yang bisa sebaik Leo. Memiliki teman bermain seperti dia adalah kenikmatan. Dia juga memperlakukan aku dengan sangat baik sejak awal. Di lapangan, dia terus membuktikan bahwa dirinya yang terbaik," tegasnya.