Peringatan Maulid Nabi

Saftiar Ajak Umat Hargai Perbedaan

Perbedaan itu lumrah, jangan sampai kita berbeda organisasi, ini dari Muhammadiyah, ini dari NU, membuat kita berpecah belah,"

Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Saftiar Ajak Umat Hargai Perbedaan
Haryanto
Grup At-Tarbiaytul Iman menampilkan salawat yang iiringi musik dan tarian dalam acara Maulid Nabi SAW, Rabu (23/1/2013) malam.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Meliau, KH Saftiar Safareng mengajak umat untuk saling memahami dan menghargai perbedaan. Jangan sampai perbedaan organisasi masyarakat, beda pendapat membuat umat gontok-gontokan hingga perpecahan.

Ajakan itu disampaikan saat mengisi tausiah menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (23/1) malam di Masjid Nurul Iman, Jl Sultan syahrir, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas.

"Perbedaan itu lumrah, jangan sampai kita berbeda organisasi, ini dari Muhammadiyah, ini dari NU, membuat kita berpecah belah," ajaknya, Kamis (24/1/2013).

Dalam acara itu, hadir pimpinan Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), anggota DPRD Sanggau, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Sanggau.

Sementara itu, Ketua Masjid Nurul Iman, Khatib Al Fattah mengungkapkan setiap tahun masjid yang dipimpinnya sekarang menggelar acara tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan tradisi yang baik.

"Memang setiap tahun kita gelar. Intinya, hikmah yang ingin kita dapatkan bagaimana peringatan ini mengajarkan kita untuk bersedakah, ilmu dapat serta silaturahim antar sesama," ungkapnya.

Dalam acara itu, menurutnya diangka tema terkait aktualisasikan suri tauladan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved