Pelantikan Gubernur Kalbar

Perhatikan Kebudayaan di Kalbar

Plural sosiologis, dimana saat ini Kalbar sudah menjadi daerah yang terbuka. Seperti adanya transmigrasi,

Tayang:
Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Perhatikan Kebudayaan di Kalbar
Gubernur Kalbar, Cornelis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua MABM Kalbar
Chairil Effendi, berharap Gubernur Kalbar, Cornelis memberikan perhatian yang besar terhadap kebudayaan. Dimana Kalbar memiliki sejarah plural secara antropologi, historis, dan sosiologis. 

Plural secara antropologi dimana Kalbar memiliki terdiri atas berbagai suku bangsa, bahasa, dan budaya. Plural secara historis, dimana setiap daerah, dari kota hingga warga yang tinggal di pedalaman nun jauh memiliki peradaban yang berbeda yang tentunya penanganannya tidak bisa disamakan. 

"Plural sosiologis, dimana saat ini Kalbar sudah menjadi daerah yang terbuka. Seperti adanya transmigrasi, sehingga sudah terjadi integrasi. Masyarakat kini tidak lagi terisolasi," terangnya kepada Tribunpontianak.co.id. 

Maka dari itu pembangunan tidak bisa disamaratakan. Perlu menjadi perhatian lagi kini kebudayaan yang hampir punah. Satu contoh kecil, adalah Bahasa Daerah Auheng di Kapuas Hulu, dimana kini hanya tersisa sekitar 30 keluarga, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah provinsi Kalbar. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved