Style Blitz Tribun
Pesona Jap Style jadi Kebanggaan
Karakteristik khas dari modifikasi jap style, jok yang dibuat sangat tipis bertipe single seater.
Di mata Madi, jap style begitu mempesona. Jap style miliknya bermesin GL Pro keluaran 1985 yang dibelinya seharga Rp 1,5 juta pada 2007. Ia memilih aliran jap style bukan tanpa sebab. Diakuinya, jap style merupakan modifikasi yang sederhana, motor menjadi ringan dan begitu nyaman ditunggangi.
"Karakteristik khas dari modifikasi jap style, jok yang dibuat sangat tipis bertipe single seater. Nah, dari situ, saya merasa berkuasa di atas motor saya. Sebab, dengan tipe single seater, motor tidak bisa ditunggangi dua orang. Jap style itu modifikasi motor yang didesain hanya untuk ditunggangi satu orang," ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id.
Pada bagian depan, sok depan Madi benamkan sok depan milik RX King. Penampilan di bagian depan kian terlihat sangar saat tromol ia pilih milik RX King pula. Ban depan ukuran 80/70-120 bermerk swallow dengan velg berukuran 17/250 bermerk NKEY membuat jap style milik Madi terlihat ringan dan ramping. Tangki motor, ia adopsi milik Suzuki TS yang dicat merah membara.
Stang buatan tangan (handmade) mirip stang sepeda BMX bercokol di depan tangki. Untuk box kaki kiri kanan, ia comot milik CB 100. Pada bagian belakang, dimensi garang mulai terkuak setelah ban gemuk ukuran 80/70-130 merk swallow dengan velg ukuran 17/350 dan tromol milik YSS melekat kuat pada rangka motor.
Untuk mendandani motor beraliran jap style, Madi hanya mengeluarkan uang Rp 5,5 juta dan rampung pengerjaannya kurang lebih sebulan setengah. "Saya percaya diri saat menungganginya. Jap style betul-betul minimalis, murah, tidak ribet namun sekaligus eksotis," ujarnya.