Style Blitz Tribun

Bermula dari Hobi

Alhamdulillah, teman-teman banyak memercayakan saya untuk mendesain motornya sesuai yang mereka inginkan,

Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Bermula dari Hobi
ISTIMEWA
Pecinta Modifikasi motor, saat berpose bersama motor kesayanganya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bermula dari hobinya yang gemar mengutak-ngatik mesin motor sejak duduk di bangku SMA,  Sigit Wijanarko kini menjadi mekanik handal yang lihai serta piawai memodifikasi motor dengan ragam aliran.

Padahal, ia bukan lulusan otomotif. Namun berkat hobinya tersebut, perlahan Sigit belajar hingga kini menguasai modifikasi-modifikasi motor baik yang berasal dari Asia maupun Eropa.

"Saat SMA, saya sudah berani mengacak-ngacak motor. Dari situ saya belajar tentang mesin motor dan onderdil-onderdilnya. Kemudian belajar tentang cara memodifikasi motor. Alhamdulillah, teman-teman banyak memercayakan saya untuk mendesain motornya sesuai yang mereka inginkan," ujarnya saat ditemui Tribunpontianak.co.id, di Bengkel Merdeka miliknya di Jl Ilham No 9.

Satu di antara aliran modifikasi motor yang kerap ia kerjakan yakni jap style. Jap style, katanya, merupakan aliran modifikasi yang berasal dari Jepang. "Jap" merupakan kependekan dari
Japanesse. Di negeri sendiri, Jap style sudah mulai dikenal sejak 1990-an. Jap style kali pertama diusung oleh sebuah bengkel modifikasi yaitu Bradty Style di Jepang.

"Jap style merupakan aliran modifikasi yang mengkuti corak modifikasi yang ada di Eropa seperti scrambler, coffe racer dan flat tracker. Namun lantaran modifikator Jepang cinta terhadap negeranya sendiri, maka dimunculkanlah modifikasi yang berasal dari Jepang dimana satu di antaranya jap style," ungkapnya.

Aliran jap style mulai digandrungi di Indonesia, sekitar tahun 2000-an. Jap style cepat berkembang, lantaran tidak menelan biaya yang besar, dan motor-motor seperti CB, GL Pro, Binter Merzy, Scorpio, Thunder, Tiger dan motor-motor batangan lain dapat dimodifikasi jap style.

Selain itu, modifikasi jap style dapat memanfaatkan sparepart motor-motor lain yang masih banyak dijual di pasar, meskipun ada beberapa onderdil motor jap style yang harus dibuat sendiri (handmade). Untuk ongkos modifikasi, besar kecilnya tergantung dari tingkat kesulitan modifikasi dan bahan-bahan yang digunakan. Ia menetapkan biaya modifikasi dari Rp 4 juta hingga Rp 10 juta.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved