Style Blitz Tribun

Kuras Tabungan Demi Kamera

Dari kebiasaannya itu, kemudian muncul keinginan untuk menggeluti dunia fotografi lebih jauh dan dalam.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kamera seakan menjadi candu bagi Windy Veronica (16), satu di antara fotografer pemula di Pontianak. Remaja yang duduk di bangku kelas 11 ini sekana tak terpisahkan dari Canon EOS 1100 D miliknya.

"Menjepret momen-momen cantik sehari-hari merupakan aktivitas yang menyenangkan dan seolah wajib bagi saya, seperti wajibnya makan dan minum sehari-hari," kata perempuan yang akrab disapa Caca ini kepada Tribunpontiank.co.id, Sabtu (25/8/2012).

Caca baru delapan bulan bergelut dengan lensa dan kamera. Kegemarannya pada dunia fotografi bermula dari ketertarikannya membidik fenomena-fenomena yang tampak di depan mata. Dari kebiasaannya itu, kemudian muncul keinginan untuk menggeluti dunia fotografi lebih jauh dan dalam.

Akhirnya, pertengahan Januari 2012, Canon EOS 1100 D seharga Rp 5 juta ia beli. Orangtuanya begitu tanggap dengan hobi yang dimiliki Caca yang selalu hendak mengabadikan momen melalui lensa.

Kegilaan Caca membidik objek kian menjadi-jadi setelah didukung peralatan kamera yang memadai. Nyaris tiap hari, di luar jam sekolah, kamera selalu ia tenteng kemana-mana. Lewat dunia fotografi pulalah, ia dapat memperoleh penghasilan untuk menambah uang saku sekolah dan memenuhi keperluan-keperluan ringan.

Caca sudah begitu cinta pada fotografi. Landscape atau objek panorama alam lepas serta pemandangan kota adalah objek kesukaannya.

Dunia sama juga tengah digeluti Tiska Yunanda (24). Ia terbilang lebih dahulu dibanding Caca mengenal lensa dan kamera. Sejak 2010, Tiska sudah menggeluti dunia fotografi. "Saya tertarik dengan fotografi saat sering lihat foto di Facebook," ujarnya.

Ketertarikan ini pula yang membuat Tiska membobol tabungannya untuk membeli Nikon D-3000. "Walau sedikit menguras tabungan, ditambah orangtua akhirnya bisa terbeli harga Rp 5 juta," tutunya.

Wanita kelahiran Bukit Tinggi, Sumatera Barat ini juga menggemari foto landscape. "Saya suka lanscape. Ada daya tarik tersendiri kalau sudah ke alam. Foto lain seperti wedding dan lain juga ada. Alhamdulillah, dari sini bisa menghasilkan uang," katanya.

Saat pulang ke kampung halaman, ia menyempatkan membidik rumah adat Minang Kabau, Ngarai dan gua di Sumatera Barat.

Selain Nikon D-3000, Tiska juga memiliki kamera Canon 550. "Sekitar Rp 14 juta sudah habis. Masih ingin menambah koleksi dan jenis lainnya," katanya tersenyum. Perempuan ini begitu mendamba Canon 5D untuk melampiaskan hobinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved