Style Blitz Tribun

Pengusaha Pajang Gambar Masjidil Haram di Rumah

Saat kumpul kemarin, yang tidak kenal siapa saudara-saudara jauh, jadi bisa kenal semua

Tayang:
Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Pengusaha Pajang Gambar Masjidil Haram di Rumah
ISTIMEWA
LEBARAN - Edy Zaidar (kiri), foto bersama keluarga besar di rumah Alm orangutanya di Jl Karimun, Pontianak, Minggu (19/8). Edy menganggap Lebaran kali ini sangat istimewa lantaran ia bisa berkumpul dengan keluarga besar yang datang dari beberapa daerah di Indonesia.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berbagi rejeki, dan menyusuri rumah untuk bersilaturahni merupakan tradisi setiap kali Idul Fitri atau Lebaran tiba. Namun, yang paling berkesan kala Lebaran adalah suasana berkumpul bersama keluarga.

Hal ini pula yang dirasakan Ketua Bidang V Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalbar, Edy Zaidar. Lebaran tahun ini membuatnya sangat terkesan. Semua keluarga dari Jakarta dan daerah lainnya berkumpul di Kota Pontianak.

 "Saat kumpul kemarin, yang tidak kenal siapa saudara-saudara jauh, jadi bisa kenal semua. Ini yang membuat Lebaran tahun ini sangat berkesan," katanya kepada Tribunpontianak.co.id.

Kebersamaan keluarga ini semakin lengkap tatkala sajian opor ayam siap disantap. Menu ini sengaja disediakan Edy untuk dimakan bersama keluarga besarnya."Opor ayam dan daging rendang itu makanan favorit saya dan keluarga, jadi setiap tahunnya memang selalu kami sajikan," ujarnya

Tidak sampai di situ, untuk urusan dekorasi rumah pun, Edy selalu tampil beda dari tahun ke tahun. Tahun ini, ia menambahkan walpaper Masjidil Haram di tempat strategis. "Saya berharap dengan adanya gambar Masjidil Haram di ruang tamu saya, setiap tahunnya saya bisa terus ke sana menjalankan ibadah, amin," katanya.

Sebelumnya pada akhir Bulan Ramadan, Edy mengatakan setelah salat Tarawih, ia memilih menunggu tamu takbir berkunjung ke rumahnya. "Yang takbir malam Lebaran itu dari seberang. Dari mana-mana datang ke rumah, jadi saya sengaja standby untuk menyambut meraka. Setelah itu, saya bersama keluarga besar menonton meriam," kata Edy.

Jika Edy mengaku terkesan bisa bertemu keluarga besar pada Lebaran tahun ini, maka berlaku terbalik dengan rekannya, Bedahara Umum Hipmi Kalbar, Niswatul Ulya. Niswatul mengaku sedih lantaran tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar. Ia memilih Lebaran di Jakarta, jauh dari keluarga dan tanah kelahirannya Pontianak.

 "Sedih rasanya. Lebaran tahun ini harus jauh dari tempat tanah kelahiran, dan tidak bisa kumpul sama adik, kakak dan keluarga besar di Pontianak. Sebenarnya kerinduan itu terobati, karena saat Lebaran di Jakarta, orangtua saya juga ikut. Tetapi tetap terasa janggal lebaran di daerah orang lain," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved