Style Blitz Tribun

Eksplorasi Keresahan Hati

Berawal dari ajang pencarian bakat di Hotel Mercure, itu awal dan permulaan dia menjadi seorang komedian.

Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Eksplorasi Keresahan Hati
Ken Arnoly
Peseta Stan Up Comedy, saat foto bersama
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gokil, lucu, dan keberanian merupakan cara untuk membuat orang lain tertawa. Dengan guyonan serta ritme pembicaraan, bisa mengocok perut pendengarnya. Hal inilah yang dilakukan  Haris Rayista Putra (20), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura semester 5. Semenjak November 2011, dia mulai bergabung dengan stand up comedy Pontianak.

Berawal dari ajang pencarian bakat di Hotel  Mercure, itu awal dan permulaan dia menjadi seorang komedian. "Awal iseng-iseng aja, dan juga ingin buktikan kalau saya bisa lucu," tuturnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (16/7/2012).

Dikatakan, setelah dicoba malah bisa menghasilkan dan lebih dikenal orang. "Alhamdulillah setiap acara stand up, ada lah diundang dan ada duitnya," tuturnya sambil tertawa.
Haris Bebeb, nama panggilan kawan-kawannya juga menambahkan, untuk mengisi acara-acara stand up komedi sudah beberapa kali ke daerah. "Kemarin kita ke Singkawang, Ketapang, Mempawah dan baru-baru ini ngulang lagi," katanya.

Selain itu, untuk lokal sudah sering juga sudah sering dilakoninya. "Stand up ini, tidak hanya lucu sesama kawan yang dikenal, tetapi untuk umum juga," jelasnya.

Menurutnya, dari segi materi atau bahan, yaitu sebagai kunci materi, adalah dari keresahan. "Biasanya dari berita-berita hukum, kisah-kisah anak zaman sekarang tentang masalah percintaan. Karena saya juga kuliah di hukum, jadi cari materi saat ujian atau lihat-lihat cewek yang tingkahnya aneh-aneh, kan bisa dijadikan materi juga," jelasnya.

Haris mengatakan orangtuanya secara positif mendukung. Hasil di stand up bisa buat bayar kuliah dan jajan sendiri. "Orangtua selama anaknya lakukan positif pasti setuju," katanya.
Dia mengatakan, untuk di kampus, bahkan ada di bilang artis, walau hanya  gurauan. "Tapi risih juga sih dibilang gitu," katanya

Meski demikian bagi dirinya hobi harus dinomor duakan, pendidikan tetap utama. Ia tetap mengatur waktu antara kuliah dan saat road show. Dia mengatakan, untuk stand up, yang utama di pelajari adalah berani tampil. "Gimana cari bit, one lainer, seperti yang pernah saya bawa, dengan contoh  80 persen pelajar alay, 20 persen sisanya mereka juga tidak sadar kalau mereka juga alay," tuturnya.

Ada lagi, kata Haris, saat ini lagi demam style Korea. "Menurut survey 9 dari 10 cewek suka boy band, tapi sayangnya, 9 dari 10 personil boy band tidak suka cewek," papar dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved