Style Blitz Tribun

Butuh Ketelatenan Tinggi

Membuatnya ini memang agak rumit, mungkin di atas 100 orang, 99 diantaranya tidak mau,

Tayang:
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Butuh Ketelatenan Tinggi
NET
Ilustrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak mendapatkan penghargaan Upakarti dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2010 lalu. Nama, sang kreator pembuat Miniatur Motor Bandong, M Riva'i Navis memang sempat booming.

Menurutnya, banyak pesanan masuk untuk memasok Kapal Motor Bandong untuk diberikan hadiah atau cinderamata ketika pergi ke Kabupaten Sanggau. Kini, rata-rata pejabat, pengusaha dan lainnya yang ada di Sanggau memesan kepadanya untuk mendapatkan Miniatur Motor Bandong.

Tidak hanya itu, pejabat di luar seperti Sintang atau mahasiswa Jogja kadang datang memesan langsung kepadanya untuk menjadi cinderamata. Banyaknya pesanan yang masuk diakuinya memang sedikit agak kualahan. Hal itu dikarenakan sumber daya yang sangat terbatas dalam membuat itu.

"Membuatnya ini memang agak rumit, mungkin di atas 100 orang, 99 diantaranya tidak mau," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id..

Berbahan utama kayu flyk dan kayu kebaca, membuat kerajinan miniatur ini memang memerlukan keterampilan, keahlian yang khusus. Lagipula, yang mau belajar harus punya ketelatenan dan kesabaran yang tinggi.

"Saya buat satu motor biasa dua hari, itu kalau saya yang sudah ahli," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved