Style Blitz Tribun
Tubuh Bugar Enak Dilihat
Wajah segar dan tubuh bugar jadi enak dilihat
Menurut perempuan berusia 26 tahun ini, salon atau rumah muslimah tempatnya tertutup, hanya perempuan yang boleh masuk. Laki-laki akan sangat susah untuk masuk ke ruangan khusus wanita, walaupun suami si pelanggan salon. Dengan kondisi tersebut, Khusnul merasa aman saat menjalani perawatan tubuh. Auratnya hanya diketahui sesama perempuan. Maka itu dia merasa salon khusus perempuan seperti rumahnya sendiri.
Sejak duduk di bangku SMA kelas 2, yaitu pada tahun 2002, Khusnul sudah mengenal salon kecantikan khusus muslimah yang ada di Pontianak. Dia menilai pelayanan di salon khusus perempuan juga lebih komplit dibanding salon umum.
"Kalau salon umun, palingan kita hanya potong rambut. Tidak ada spa atau sejenisnya. Di salon lain itu tempatnya terbuka, jadi kita tidak merasa nyaman," jelasnya.
Dosen Kelas Internasional di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura ini biasa potong rambut, creambath, facial, dan spa di salon, setelah lelah menjalani aktivitas selama delapan hingga sembilan jam dalam sehari. Husnul bisa menghabiskan puluhan juta rupiah dalam setahun demi menjaga kesegaran penampilan.
"Yang jelas saat saya lagi letih saja ke salon khusus perempuan. Ya, rata-rata dua minggu satu kali. Perawatan spa minimal satu bulan sekali," tutur Khusnul.
Ibu dua anak ini juga mengatakan, perawatan rutin di salon dinilainya membuat perempuan tampil lebih menarik, sehingga dapat mempererat hubungan suami istri. "Wajah segar dan tubuh bugar jadi enak dilihat," katanya.